logo


Pertolongan Pertama pada Penderita Jantung

50% penderita serangan jantung meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. (Data WHO)

6 Januari 2018 11:21 WIB

Ilustrasi penyakit jantung.
Ilustrasi penyakit jantung. google

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ada banyak jenis ganguan pada jantung atau macam-macam penyakit jantung yang perlu Anda ketahui dan waspadai. Karena banyak masyarakat awan yang menganggap jika penyakit jantung itu hanya penyakit jantung koroner, padahal penyakit jantung koroner adalah salah satu dari jenis penyakit jantung.

Seperti yang telah kita ketahui jantung merupakan organ penting dalam tubuh kita berupa sekumpulan otot seukuran kepalan tangan orang dewasa yang berfungsi untuk memompa dan mengalirkan darah yang kaya oksigen dan nutrisi penting lainnya keseluruh bagian tubuh. Ketika salah satu bagian jantung mengalami gangguan, maka fungsi kerja jantung akan terganggu dan secara otomatis fungsi kerja organ lainnya akan terganggu.

Gejala serangan jantung:
• Cepat lelah, sering kesemutan, dan rasa tidak enak di dada.
• Nyeri di tengah dada, seperti ditekan, diremas-remas, menjalar ke leher, lengan kiri dan kanan, serta ulu hati.
• Keluhan nyeri merambat ke kedua rahang gigi kanan atau kiri, bahu, atau punggung.
• Kembung seperti masuk angin atau sakit maag.
• Rasa terbakar di dada, diikuti sesak napas dan keringat dingin.
• Kuku membiru.


Kenali Gejala dan Faktor Risiko Serangan Jantung

Untuk mengecek sirkulasi, raba denyut nadinya, terutama yang di leher. Nadi di leher lebih besar (sebesar kelingking) ketimbang nadi di pergelangan tangan yang sebesar lidi.

Pertolongan Pertama yang Tepat
• Saat menemukan penderta serangan jantung, pastikan keadaan sekitar aman.
• Minta perhatian orang sekitar dan cari bantuan (ambulans, tenaga medis).
• Jika orang itu masih sadar, lakukan hal sama seperti jika Anda terkena serangan jantung. Bawa segera ke rumah sakit.
• Jika orang itu tidak sadar atau henti napas, lakukan C-A-B (chest compressions, airway, breathing) : penekanan dada dengan kecepatan 100-120 kali/menit, kedalaman 6 cm, lalu dua kali bantuan napas.
• Jika sudah bernapas kembali, baringkan miring 30 - 45 derajat, posisi kepala miring, pastikan lidah tidak menghalangi jalur napas dengan menengadahkan kepala. Bawa ke rumah sakit dalam posisi seperti ini.
• Cek selalu apakah ia terus bernapas. Lihat apakah ada gerakan dada dan perut sambil dekatkan pipi di atas hidung atau mulut korban dan rasakan embusan napasnya. Jika tidak ada napas, kembali lakukan CPR.

50% penderita serangan jantung meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. (Data WHO) 

Tolong Saya Kena Serangan Jantung!
• Hentikan aktivitas.
• Cari bantuan: telepon atau teriak minta tolong.
• Duduk dan tekuk kedua lutut mendekati dada, untuk memperkecil gaya gravitasi bumi pada tubuh. Artinya, beban jantung menjadi lebih ringan dan Anda lebih mudah bernapas.
• Jangan berbaring.
• Oksigen dan aspirin akan sangat membantu Anda.
• Ingat, saat dibawa ke rumah sakit, posisi Anda harus tetap duduk dan menekuk kedua lutut ke arah dada.
 
Jangan Lakukan Ini!
- Memberi bantal di kepalanya, napasnya akan tersumbat.
- Memberi minum.

Cara Mudah dan Murah Mengecek Kesehatan Jantung

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha
×
×