logo


Kementerian ESDM Perpanjang IUPK Freeport, Alasannya Ini..

Juru Bicara Freeport Indonesia, Riza Pratama, pun membenarkan bahwa pihaknya telah mendapat ‎perpanjangan IUPK.

5 Januari 2018 15:07 WIB

Area pertambangan PT Freeport Indonesia di Papua.
Area pertambangan PT Freeport Indonesia di Papua. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui, telah memberikan perpanjangan status Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) kepada PT Freeport Indonesia.

Menurut Staf Khusus Menteri ESDM, Hadi M Djuraid, perpanjangan izin IUPK diberikan karena proses perundingan terkait divestasi dan kepastian investasi belum selesai.

"Izin diberikan karena proses perundingan yang belum selesai," tukas Hadi di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (4/1).


Rapat dengan Komisi VII, Jonan Sampaikan Perkembangan Negosiasi Saham Freeport

Hadi melanjutkan, jika proses perundingan sudah selesai, maka ketentuan yang telah disepakati akan dimasukkan dalam lampiran IUPK, sehingga pemerintah bisa menerbitkan IUPK ‎paten

"Kalau sudah selesai, kita jadikan lampiran IUPK," sambung Hadi.

Hadi menjelaskan, untuk saat ini perundingan masih terus berjalan dan diharapkan bisa selesai secepatnya.

Di kesempatan berbeda, Juru Bicara Freeport Indonesia, Riza Pratama, pun membenarkan bahwa pihaknya telah mendapat ‎perpanjangan IUPK.

"Iya, IUPK perpanjangan sudah diterbitkan sampai 30 Juni 2018," cetus Riza saat dikonfirmasi.

Riza menuturkan, penerbitan perpanjangan IUPK sudah didapat perusahaan tambang asal Amerika Serikat tersebut sejak 28 Desember 2017.

"IUPK terbit sejak 28 Desember 2018," tutur Riza.

Dikutip dari liputan6com, Riza pun mengungkapkan bahwa pihaknya dalam waktu dekat berencana mengajukan izin rekomendasi ekspor mineral olahan (konsentrat) tembaga ke Kementerian ESDM, sebelum batas waktu izin ekspor habis pada Februari 2018.

 

Kasus Freeport, Eksponen 98: Di Mana ‘Sang Brutus’ Ginandjar Kartasasmita?

Halaman: 
Penulis : Riana