logo


G-SHOCK Berkembang Jadi Merk yang Tak Dapat Dipisahkan dengan Kaum Muda

Kikuo Ibe mengatakan bahwa pengembangan G-SHOCK itu dimulai pada tahun 1981.

8 Desember 2017 06:45 WIB

Acara G-SHOCK: Innovate, Level up your Life!”. diadakan di Decanter Wine and Food Plaza Kuningan, Jakarta, Kamis (7/12)
Acara G-SHOCK: Innovate, Level up your Life!”. diadakan di Decanter Wine and Food Plaza Kuningan, Jakarta, Kamis (7/12) Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Father of G-SHOCK, Kikuo Ibe melakukan bincang-bincang dengan beberapa figur generasi muda Indonesia.

ASISINDO Bentuk 'Smart City Center' di Mangga Dua Square Jakarta

Kikuo Ibe mengatakan bahwa pengembangan G-SHOCK itu dimulai pada tahun 1981. Inovasi itu muncul saat dia menjatuhkan jam tangan pemberian dari orang tuanya hingga rusak, padahal jam tangan itu adalah hadiah karena dirinya lulus ujian masuk SMA.

Menurutnya G-SHOCK mulai populer pada tahun 1984, dimana saat itu ada sebuah iklan G-SHOCK di Amerika Serikat yang menampilkan pemain hoki es dengan memukul G-SHOCK DW-5200 sebagai ganti karet hoki. Dari iklan itu G-SHOCK Menjadi dikenal secara luas sebagai jam tangan yang tahan guncangan.


HARRIS Hotel Tebet Jakarta Sediakan Paket Berbuka Puasa Selama Bulan Ramadhan

“Jam tangan ini menjadi populer diantara penggemar kegiatan luar ruangan, petugas pemadam kebakaran, petugas polisi dan lain sebagainya. Jam ini menjadi sebuah merek yang terkenal di Amerika Serikat,” ujar Kikuo Ibe saat melakukan bincang-bincang dengan beberapa figur generasi muda Indonesia.

Obrolan yang dikemas santai itu mengangkat topik G-SHOCK: Innovate, Level up your Life!”. Acara ini diadakan di Decanter Wine and Food Plaza Kuningan, Jakarta, Kamis (7/12).

Kemudian pada tahun 1990, G-SHOCK DW-5900 mulai diluncurkan dan sangat populer diantara pemain skateboard di Pantai Barat Amerika Serikat. Pada saat itu model ini hanya tersedia di luar Jepang, namun akhirnya populer juga di Jepang seiring dengan munculnya produk ini di toko-toko pakaian di Jepang sebagai aksesori mode impor.

“ Perlahan lahan menjadi populer diantara kaum muda Jepang yang selalu mengikuti tren mode terbaru popularitasnya bertumbuh saat beberapa musisi dan tokoh pahlawan film aksi terkenal mulai memakai jam G-SHOCK. Sebuah artikel majalah yang menjelaskan sejarah model-model G-SHOCK secara grafis menarik perhatian pada model jam tangan, hal ini semakin meningkatkan popularitas G-SHOCK jumlah jam tangan yang dikirim ke Jepang tumbuh dari sekitar 10.000 pada tahun 1990 menjadi sekitar 700.000 pada 1995.G-SHOCK menjadi jam tangan digital pertama yang digunakan oleh mode kaum muda,” ungkapnya.

Kikuo Ibe menambahkan pada pertengahan hingga akhir tahun 1990 dengan tujuan untuk meningkatkan keragaman pemakaian G-SHOCK, Casio memperluas lini modelnya pada pertengahan tahun 1990. Dan pada tahun 1996 MRG-1 dirilis sebagai bagian dari seri MRG baru yang dirancang untuk menarik perhatian pria dewasa maupun kaum muda.

MRG-100 juga dirilis pada tahun yang sama yang memiliki logam penuh dan daya tahan terhadap guncangan.

“Hal ini menandai dimulainya suatu Inisiatif untuk menjadikan besok sebagai sebuah merek yang dicintai oleh kaum muda dan dewasa,” jelasnya.

Pada tahun 1997 sebanyak 2,4 juta jam tangan G-SHOCK dikirim ke Jepang dan sebanyak 6 juta unit terjual di belahan dunia lainnya.

“G-SHOCK telah berkembang menjadi sebuah merek yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari budaya kaum muda,” ucapnya.

Dalam hal ini, G-SHOCK juga telah mensponsori beberapa acara terbesar di dunia dalam bidang olahraga seperti sepak bola dan lomba balap kapal layar.
Kikuo Ibe mengungkapkan setelah mencapai puncaknya pada tahun 1997 jumlah pengiriman G-SHOCK mulai menurun, hal ini dimungkinkan karena peluncuran berbagai macam model kolaboratif dan fokus yang terlalu banyak pada jam tangan sebagai simbol mode daripada fitur intinya yaitu Ketahanan terhadap guncangan.

“Dengan keinginan untuk kembali ke prinsip prinsip dasar Ketahanan G-SHOCK terhadap guncangan, Casio sepenuhnya berfokus kembali pada Performa yang tangguh dan secara aktif memakai teknologi baru untuk meningkatkan nilai orsinil dari jam tangan ini. Jam tangan G-SHOCK mulai berevolusi baik dari segi fungsi maupun performa,” pungkasnya.

Diketahui Father of G-SHOCK, Kikuo Ibe melakukan bincang-bincang dengan penyanyi, pencipta lagu, aktris, dan juga penggagas gerakan #KejarMimpi, Maudy Ayunda, Co-Founder Kata.ai Irzan Raditya dan founder BAHASO, Tyovan Ari.

Turut hadir di acara tersebut Chief CASIO Singapore Pte. Ltd. Jakarta Representative Office Hirokazu Satoh dan General Manager Timepiece Department, Overseas Marketing & Sales Division CASIO Atsushi Yamaoka.

Fashion Outlet Adakan Fashion Show untuk Perkenalkan Produk

Penulis : Khairul Anwar, Ratna Wilandari