logo


Soal Klaim AS Terkait Yerusalem, Presiden Jokowi Belum Ingin Hubungi Trump

Presiden Jokowi mengatakan hal tersebut akan dipertimbangkan setelah sidang OKI.

7 Desember 2017 17:15 WIB

Presiden Jokowi melakukan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, di sela perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Hamburg, Jerman, Sabtu (8/7) siang waktu setempat.
Presiden Jokowi melakukan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, di sela perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Hamburg, Jerman, Sabtu (8/7) siang waktu setempat. Humas Setkab

BOGOR, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang menjadikan Yerusalem sebagai ibu kota Israel menggantikan Tel Aviv.

Benarkah Pria Ini yang Paling Bertanggung Jawab Atas 'Mati Suri'-nya Akun Twitter Trump?

"Pengakuan sepihak tersebut telah melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB yang Amerika Serikat menjadi anggota tetapnya. Ini bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia," kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/12).

Presiden menegaskan, dirinya dan rakyat Indonesia tetap konsisten untuk terus bersama dengan rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya sesuai dengan amanat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.


Rofi Munawar: Trump Menjadikan Yerusalem dan Palestina Komoditas Kampanye Pemilihan Presiden

Presiden Jokowi telah menginstruksikan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, agar segera mengadakan pertemuan dengan duta besar AS untuk Indonesia dan menyampaikan sikap Indonesia terkait penyataan Pemerintah AS tersebut.

Pemerintah Indonesia juga telah melakukan komunikasi dengan para anggota Organisasi Konferensi Islam untuk mengadakan sidang khusus. Presiden juga akan bertolak ke Istanbul, Turki, pekan depan, untuk menghadiri sidang tersebut.

"Kurang lebih tanggal 13 Desember ini, karena kita sudah menghubungi hampir semua negara OKI," ujarnya lagi. 

Terkait kemungkinan dirinya akan menghubungi Presiden AS, Donald Trump, Presiden Jokowi mengatakan hal tersebut akan dipertimbangkan setelah sidang OKI.

"Yang paling penting sidang OKI dulu," ucapnya.

Ini Isi Lengkap Pidato Donald Trump yang Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Penulis : Nugrahenny Putri Untari