logo


Polres Sintang Pecat Satu Polisi dan Berikan Penghargaan bagi Mereka yang Berprestasi

Selain melaksanakan upacara PTDH, Kapolres Sintang juga memberikan penghargaan kepada sembilan anggotanya dari berbagai satuan di Polres Sintang yang dinilai memiliki prestasi dan kinerja yang baik.

7 Desember 2017 14:20 WIB

Upacara PDTH sekaligus pemberian penghargaan di halaman Mapolres Sintang, Jalan DR Wahidin Sudiro Husodo Sintang, Kamis (7/12).
Upacara PDTH sekaligus pemberian penghargaan di halaman Mapolres Sintang, Jalan DR Wahidin Sudiro Husodo Sintang, Kamis (7/12). Ngadri

SINTANG, JITUNEWS.COM - Kapolres Sintang, AKBP Sudarmin, memimpin upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) satu anggotanya, Brigadir Abdi Iwan. Di sisi lain, ia juga memberikan penghargaan kepada sembilan personel berprestasi dan berkinerja baik. Acara tersebut berlangsung di halaman Mapolres Sintang, Jalan DR Wahidin Sudiro Husodo Sintang pada hari Kamis (7/12) pukul 07.00 WIB.

Gubernur Kalbar Turun ke Lapangan Tertibkan Penambang Emas Ilegal

Kapolres Sintang menjelaskan bahwa Abdi Iwan merupakan alumnus Pendidikan Pertama Bintara (DIKMABA) Polri tahun 2002, dan telah menjalani dinas sebagai anggota Polri selama 5 tahun 11 bulan dan tugas terakhir di Sat Sabhara Polres Sintang (TMT 11-11-2016), memiliki seorang istri dan satu orang anak.

"Yang bersangkutan diberhentikan (dipecat-red) karena telah melanggar Pasal 12 Ayat (1) Huruf A, Pasal 13 Ayat 1 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.1 Tahun 2004 Junto Pasal 7 Ayat 1 Huruf B Perkap Nomor 14 Tahun 2011," jelas Sudarmin.


PUPR Kalimantan Barat Peringati Hari Bhakti ke-72

Kapolres menegaskan bahwa Penerbitan Keputusan Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH) ini telah melalui mekanisme dan proses yang sangat panjang, sesuai prosedur hukum yang akuntabel dan selaras dengan hasil sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KEPP) berdasarkan Peraturan Kapolri nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri. Dan putusan PTDH terhadap anggota tersebut telah ditinjau dari beberapa aspek seperti Asas Kepastian, Asas Ditributif dan Kemanfaatan serta Asas Keadilan.

"Kepada anggota yang telah terbukti melanggar norma etika dan disiplin sebagai anggota Polri dengan memberikan "Punishment" salah satu implementasinya adalah Penerbitan Keputusan Kapolda Kalbar Nomor KEP/773/X/2017 tanggal 19 Oktober 2017 tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dan salah satunya adalah anggota Polres Sintang, Brigadir Abdi Iwan Satya Fahamsyah," jelasnya.

Disebutkan Sudarmin bahwa Abdi Iwan terhitung mulai 19 Oktober 2017 telah dilakukan PTDH dan yang bersangkutan sejak dikeluarkan Surat Keputusan Pemecatan hingga saat ini tidak menampakkan dirinya sehingga untuk proses upacara PTDH dilakukan tanpa hadirnya yang bersangkutan (in absensia), namun proses pemecatan tetap berjalan dengan menampilkan foto Abdi Iwan yang dipegang oleh anggota Polres Sintang.

Ia menjelaskan pemecatan adalah bentuk realisasi penerapan disiplin demi terwujudnya supremasi internal Polri, tujuannya untuk menjadi gambaran atau contoh kepada anggota lainnya agar tidak melakukan hal yang sama.

"Perlu saya ingatkan bahwa bagi anggota yang telah melakukan pelanggaran disiplin hingga 3 kali maka akan dapat diajukan untuk disidang KKE, karena tidak layak menjadi anggota Polri. Maka dari itu, saya ingatkan agar seluruh anggota Polres Sintang melaksanakan tugas dengan baik dan benar dengan berpedoman pada Tri Brata dan Catur Prasetya, serta berpegang teguh pada agama yang dianut, aturan dan perundang-undangan yang ada, berpikir panjanglah sebelum berbuat dan bertindak," tegas Sudarmin.

Ia menjelaskan hal tersebut karena tugas Polri adalah sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, serta penegakan hukum agar setiap tingkah laku anggota Polri menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Jadi sudah wajar apabila hukuman dijatuhkan kepada anggota Polri yang tidak mentaati serta tunduk kepada peraturan disiplin maupun kode etik Kepolisian," ujarnya

Selain melaksanakan upacara PTDH, Kapolres Sintang juga memberikan penghargaan kepada sembilan anggotanya dari berbagai satuan di Polres Sintang yang dinilai memiliki prestasi dan kinerja yang baik.

Kesembilan anggota tersebut adalah Iptu Cokro Handoko (Kasat Tahti), Aiptu Marjono (Ps.Kasium), Aipda Agus Waluyo (Sat Reskrim), Bripka Yuda Permana (Sat Reskrim), Brigadir Eko Agusrianto (Polsek Kelam Permai), Brigadir Indra Wahyudin (Polsek Kayan Hulu), Aipda Pujianto (Sat Binmas), Aiptu Sarjimin (Polsek Tempunak), dan Bripka Frangki Erixson Simatupang (Polsek Serawai).

"Kepada anggota yang mendapatkan penghargaan (reward) ini agar terus dipertahankan dan sebaiknya ditingkatkan lagi. Jadikan penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk semakin meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, karena hal ini sejalan dengan tujuan Kapolri dan Kapolda Kalbar agar seluruh anggota Polri terus menciptakan kreasi dan inovasi untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara," ucapnya

Di akhir sambutannya, Kapolres Sintang berharap agar upacara PTDH pada hari ini (Kamis) merupakan upacara pertama dan terakhir di Polres Sintang. Dirinya juga berharap agar mulai saat ini dan seterusnya tidak ada lagi anggota Polres Sintang yang melanggar hukum, baik itu hukum disiplin, Pidana maupun Kode Etik Profesi Polri, tutupnya.

Bupati Sintang Resmikan Listrik Tiga Desa

Penulis : Ngadri, Nugrahenny Putri Untari