logo


PBNU Tolak Pengangkatan Habib Rizieq Sebagai Imam Besar Umat Islam

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menolak pengangkatan Habib Rizieq Syihab menjadi Imam Besar Umat Indonesia sesuai dengan hasil kongres 212.

2 Desember 2017 18:42 WIB

Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab.
Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab. Istimewa

SABANG, JITUNEWS.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menolak pengangkatan Habib Rizieq Syihab menjadi Imam Besar Umat Indonesia sesuai dengan hasil kongres 212. Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU, Robikin Emhas mengatakan, para peserta Kongres 212 tidak mewakili umat Islam.

Habib Rizieq: Insya Allah Kita Berjumpa di Reuni 212

"Mereka hanya sebagian kecil di antara umat Islam yang ada, sehingga tak perlu ada klaim dengan menisbatkan seseorang menjadi imam," ujar Robikin Emhas kepada wartawan, Sabtu (2/12).

Robikin mengingatkan bahwa jangan sampai ada kelompok-kelompok tertentu yang mencampuradukan antara agama dan politik.


Jelang Reuni 212 Habib Rizieq Buat Video, Isinya…

"Betapa rendah kedudukan agama bila dijadikan aspirasi politik hanya untuk menangguk keuntungan politik elektoral," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Kongres Alumni 212 di Wisma PHI, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, telah menyepakati bahwa mengangkat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq menjadi imam besar umat Indonesia.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif saat memberikan sambutan dalam acara Reuni Alumni 212 di Monas, Jakarta, Sabtu (2/12).

"Seluruh alumni 212 menyatakan ikrarnya untuk mengangkat ‎Al Habib Muhammad Rizieq Husein Shihab sebagai imam besar umat Indonesia," ujar Slamet Maarif.

 

Kongres Alumni 212 Angkat Habib Rizieq Jadi Imam Besar Umat Islam

Penulis : Vicky Anggriawan