logo


Fluktuasi Harga Tambang Internasional Pengaruhi HPE Periode Desember 2017

Dibandingkan dengan HPE periode November 2017, sebagian besar komoditas mengalami kenaikan HPE.

30 November 2017 13:22 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Fluktuasi harga internasional mempengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) periode Desember 2017. Dibandingkan dengan HPE periode November 2017, sebagian besar komoditas mengalami kenaikan HPE. Ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 87 Tahun 2017, tanggal 27 November 2017.

“HPE produk pertambangan kembali mengalami kenaikan. Fluktuasi harga internasional menyebabkan naiknya HPE produk pertambangan. Hanya produk konsentrat besi, konsentrat timbal, dan konsentrat pasir besi yang mengalami penurunan,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan di Jakarta, Kamis (30/11).

Sejumlah produk pertambangan yang dikenakan BK adalah konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, nikel, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian.


Antam-Sucofindo Jalin Kerja Sama di Bidang Pertambangan

Perhitungan harga dasar HPE untuk komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari Asian Metal. Sedangkan konsentrat tembaga, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, nikel, dan bauksit bersumber dari London Metal Exchange (LME).

Dibandingkan periode sebelumnya, kenaikan HPE dialami sebagian besar produk di periode Desember 2017. Konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) pada periode Desember ditetapkan dengan harga rata-rata USD 2.223,56/WMT atau naik sebesar 1,95%, Konsentrat mangan (Mn ≥ 49%) dengan harga rata-rata USD 247,88/WMT atau naik sebesar 1,75%, konsentrat seng (Zn ≥ 51%) dengan harga rata-rata USD 947,00/WMT atau naik sebesar 0,19%, konsentrat ilmenit (TiO2 ≥ 45%) dengan harga rata-rata USD 247,05/WMT atau naik sebesar 0,247%, konsentrat rutil (TiO2 ≥ 90%) dengan harga rata-rata USD 988,52/WMT atau naik sebesar 0,78%, nikel (Ni < 1,7%) dengan harga rata-rata USD 17,50/WMT atau naik sebesar 11,25%, dan bauksit (Al2O3 ≥ 42%) dengan harga rata-rata USD 38,29/WMT atau naik sebesar 0,15%.

Sedangkan produk yang mengalami penurunan dibandingkan HPE periode sebelumnya adalah konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe ≥ 62%) dengan harga rata-rata USD 50,57/WMT atau turun sebesar 2,53%, konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar (Fe ≥ 50% dan (Al2O3 + SiO3) ≥ 10%) dengan harga rata-rata USD 25,84/WMT atau turun sebesar 2,53%, konsentrat timbal (Pb ≥ 56%) dengan harga rata-rata USD 1.049,58/WMT atau turun sebesar 1,70%, konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 56%) dengan harga rata-rata USD 30,20/WMT atau turun sebesar 2,53%, dan Sementara itu, Pellet konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 54) tidak mengalami perubahan.

Menurut Oke, penetapan HPE periode Desember ini ditetapkan setelah memperhatikan berbagai masukan tertulis dan koordinasi dari berbagai instansi terkait.

Akta Pengalihan Saham Tiga BUMN Tambang kepada Inalum Resmi Ditandatangani

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan
×
×