logo


Disperindagkop dan UKM Sintang Klaim Stok Pangan Aman Hingga Tahun Baru

Masyarakat yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru diimbau supaya tenang dan tidak khawatir.

23 November 2017 16:51 WIB

Ilustrasi pedagang di pasar.
Ilustrasi pedagang di pasar. Ngadri

SINTANG, JITUNEWS.COM - Kepala Bidang Perdagangan di Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Sintang memastikan ketersediaan pangan terutama beras dalam kondisi aman menghadapi Hari Raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

"Stok pangan di Sintang aman hingga natal dan tahun baru mendatang," kata Emiliana Lydia ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (23/11).

Pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar operasi pasar dengan pihak terkait baik Bulog, Dinas Pertanian dan dinas terkait lainnya.


Kementan: Tak Ada lagi Impor Benih Jagung

"Kami bersiap menjaga harga di pasaran supaya tidak terjadi kenaikan yang signifikan. Jangan sampai ketika masuk Hari Raya Natal dan Tahun Baru mendatang," ujarnya.

Sementara itu, pasokan untuk bahan pangan lain seperti gula, daging, dan minyak goreng juga dalam kondisi aman.

"Kami sudah koordinasi dan lakukan pengecekan. Mengenai gula, daging, minyak goreng, dan beras aman. Per 1 Desember (2017)," katanya.

Dari pantauan Disperindagkop dan UKM Sintang minggu ini harga bahan pangan di tiga titik kota Sintang hanya beberapa komoditas yang mengalami kelonjakan diantaranya beras Lumba-lumba dari harga Rp 108.500 naik Rp 3.500 menjadi Rp 112.000/karung; beras Rambutan dari harga Rp 126.000 naik Rp 1000 menjadi Rp 127.000; dan beras Beruang dari harga Rp 125.000 naik Rp 500 menjadi Rp 125.500.

Demikian juga dengan gula pasir juga mengalami kenaikan harga yang awalnya Rp 12.500 naik Rp 500 menjadi Rp 13.000; daging ayam Boiler yang awalnya harganya Rp 32.000/kg kini naik Rp 3.000 menjadi Rp 35.000/kg; cabai merah keriting dari harga Rp 62.500 naik Rp 2500 menjadi Rp 65.000; cabai rawit merah yang awalnya harganya Rp 50.000/kg naik Rp 5.000 menjadi Rp 55.000.

Bawang merah dari harga Rp 25.000 mengalami kenaikan Rp 3.000 menjadi Rp 28.000; bawang putih dari harga Rp 24.000 naik Rp 2.000 menjadi Rp 26.000; susu kental manis mengalami kenaikan yang awalnya harganya Rp 10.000 naik Rp 1.000 menjadi Rp 11.000.

"Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan tetap tidak signifikan," ungkap Emiliyana Lidya.

Pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang melalui Disperindagkop dan UKM berjanji akan menjaga harga pangan di pasaran hingga tahun baru 2018 mendatang dengan menggelar pasar murah dan Operasi Pasar menjual 16 komoditas diantaranya daging beku dan beras yang akan bekerja sama dengan pihak Bulog.

Selain itu dijelaskan dia bukan hanya bahan pangan saja yang akan dijual tetapi gas LPG 3 kg juga akan ikut dipasarkan dengan menggandeng pihak Pertamina juga kue persiapan natal tentu dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat setempat.

Dia mengimbau masyarakat yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru supaya tenang dan tidak khawatir. Stok pangan di Sintang diusahakan akan aman hingga tahun baru mendatang.

Dinas Hangpang Landak Panen Padi Palawakng

Halaman: 
Penulis : Ngadri, Nugrahenny Putri Untari