logo


Industri kemasan Plastik Punya Potensi Besar Dukung Pertumbuhan di Berbagai Sektor

Melalui pameran Plastic & Rubber Indonesia 2017 ini, diharapkan industri pangan olahan di Indonesia dapat lebih memperluas wawasan dalam peningkatan daya saing

15 November 2017 19:52 WIB

Banner Pameran Plastic & Rubber Indonesia 2017
Banner Pameran Plastic & Rubber Indonesia 2017 Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Industri Plastik dan karet Indonesia memiliki potensi besar dikembangkan sebagai industri yang penting dengan ruang lingkup hulu hingga hilir, mengingat industri tersebut menjadi pendukung dari kemajuan industri terkait lainnya.

Pamerindo Siap Gelar Pameran Food & Hotel Indonesia 2017

Kemenperin mencatat, jumlah industri plastik hingga saat ini mencapai 925 perusahaan yang memproduksi berbagai macam produk plastik. Sektor ini menyerap tenaga kerja sebanyak 37.327orang dan memiliki total produksi sebesar 4,68 juta ton. Bahkan industri kemasan plastik yang merupakan sektor kimia hilir pertumbuhannya sangat tinggi dan memiliki potensi besar.

Hal tersebut disepakati oleh Andhi S, Lukman, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI). Plastik masih menjadi salah satu favorit di industri pangan olahan, karena sifatnya yang elastis, mudah dibentuk, kuat dan terjangkau.


Pamerindo Indonesia Siap Helat Lima Pameran Besar Berskala Internasional

“Kemasan memang bukan hal utama dalam industri pangan olahan, namun memegang peranan penting dalam mendapatkan hati konsumen menentukan pilihan. Fungsinya penting dari kemasan adalah dapat menjaga keawetan dan higienitas produk yang dijual, serta fungsi penyimpanan dan distribusi,” terang Andi.

Pemerintah telah mengatur dan menerapkan standar khusus untuk kemasan pangan yang dapat dijadikan acuan bagi para pelaku usaha baik di industri pengguna kemasan ataupun industri ke masa itu sendiri.

Untuk itu, Andi berharap melalui pameran Plastic & Rubber Indonesia 2017 ini, industri pangan olahan di Indonesia dapat lebih memperluas wawasan dalam peningkatan daya saing, termasuk update teknologi terbaru sehingga memiliki daya saing global yang berdampak pada pertumbuhan industri pangan olahan di Indonesia.

Pamerindo Indonesia, selaku organiser penyelenggara pameran Plastics & Rubber 2017 yang sudah berjalan selama 30 tahun, sangat mendukung kebijakan pemerintah melalui Kementerian Perindustrian yang menetapkan industri plastik hilir sebagai sektor prioritas pengembangan pada tahun 2015-2019.

“Untuk mendukung kualitas dari industri hilir, kami menghadirkan beragam mesin injection moulding yang mampu menghasilkan bentuk dari kemasan plastik sesuai dengan yang diinginkan. Bahkan dari mutu kualitas, kecepatan hingga ketepatan dari kemasan yang dihasilkan dapat dihasilkan dari mesin-mesin berteknologi tersebut,” terang Wiwiek Roberto, Project Director Pamerindo Indonesia.

Betapa pentingnya inovasi sebuah kemasan, mulai dari design, teknologi dan trend yang sesuai dengan kebutuhan pasar global. Hal ini juga menjadi perhatian dari Indonesia Packaging Federation (IPF) untuk mendorong daya saing produk kemasan dari Indonesia di pasar Global.

“Kemasan harus memiliki inovasi sesuai kebutuhan pasar global, tidak hanya design-nya tetapi teknologi dan manfaatnya,” ungkap Ariana Susanti, Business Development Director IPF.

Dalam pameran Plastics & Rubber Indonesia 2017 yang diselenggarakan pada tanggal 15 s.d 18 November 2017 di Jiexpo Kemayoran, IPF menampilkan karya pemenang kontes Packindo Star yang mendapatkan penghargaan Award.

“Kami sangat bangga karena Indonesia mendapatkan best of the best dalam ajang kontes pengemasan se Asia. kami harapkan akan ada banyak lagi karya-karya inovatif dari Indonesia di ajang dunia dengan didukung berbagai teknologi baru permesinan dalam industri pengemasan” ungkap Iriana.

Salah satu peserta pameran PT. Eka Maju Mesinindo, yaitu perusahaan yang bergerak di mesin injection yang sudah berdiri selama 35 tahun, mengaku terus berinovasi melalui mesin pencetak yang disesuaikan dengan kebutuhan industri itu sendiri.

“Kami mengerti bahwa kebutuhan mesin pasti akan berbeda dari klien yang satu dengan lainnya. Untuk itu kami menyediakan mesin injection moulding baik yang manual, semi otomatis hingga yang otomatis,” terang Fredy Nyoman, Marketing Manager PT Eka Maju Mesinindo.

Sementara itu, di industri dricktech PT Ria Engineering akan menampilkan beberapa produk unggulan dari berbagai negara mulai dari China, Taiwan, Belanda dan Korea.

“Untuk menjawab kebutuhan industri plastik yang kian berkembang di Indonesia, selama pameran nanti akan memamerkan beberapa produk unggulan kami seperti Chum Power (Taiwan) juga akan hadir booth jika anda ingin mendiskusikan L2GM Machine, yang didesain khusus untuk processing 4,6 dan 20L PET, yang merupakan mesin ideal untuk sektor konsumsi air. Movacolor (Belanda) akan menjawab berbagai persoalan di bidang penghematan warna dan menggunakan bahan daur ulang untuk penghematan,” ungkap Angeline Tan, Marketing Manager PT Ria Engineering .

Bersamaan dengan pameran Plastics & Rubber Indonesia 2017, juga terdapat pameran Drinktech Indonesia, Plaspak Indonesia, dan Mould & Die Indonesia yang diadakan pada kesempatan yang sama.

Pameran ini akan menggunakan 7 hall pameran, dengan luas kurang lebih 21,650 meter persegi, dan akan diikuti lebih dari 600 perusahaan dari 24 negara/region dan 7 pavilion, diantaranya P.R China, Germany, India, Italy, Korea, Singapore dan Taiwan.

Pameran Plastik dan Karet ini, didukung oleh Kementerian Perindustrian RI, Asosiasi Industri Plastik Hilir Indonesia (APHINDO), Gabungan Industri Aneka Tenun Plastik Indonesia (GIATPI), Federasi Pengemasan Indonesia (IPF), Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Indonesian Mould & Dies Industrial Association (IMDIA), Badan Pengembangan Pengemasan Indonesia (BPPI), Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAplas), Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM) dan Asosiasi Perusahaan Air Kemasan Indonesia (ASPADIN).

Pamerindo Gelar Pameran Communic Indonesia dan Broadcast Indonesia 2017

Penulis : Riana