logo


Go-Jek Buka Ruang Kolaborasi yang Pro Inovasi dengan Pemkab Banyuwangi

Sebagai perusahaan teknologi karya anak bangsa, Go-Jek memiliki komitmen untuk membantu masyarakat Indonesia meningkatkan kesejahterannya

15 November 2017 18:02 WIB

Konferensi pers kerja sama peningkatan layanan publik Go-Jek dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Rabu (15/11).
Konferensi pers kerja sama peningkatan layanan publik Go-Jek dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Rabu (15/11). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi, Go-Jek, memperluas dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dalam sektor kesehatan, UMKM, dan layanan transportasi. Dimana, perluasan kolaborasi ini merupakan tindak lanjut penandatanganan nota kesepahaman antra kedua belah pihak pada bulan Oktober 2017 yang lalu di Banyuwangi.

Kembangkan Go-Tix, Go-Jek Akuisisi Loket.com

CEO Go-Jek, Nadiem Makarim, mengaku sangat berterimakasih kepada Pemkab Banyuwangi yang telah memberikan kesempatan kepada Go-Jek untuk membantu meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat Banyuwangi melalui solusi teknologi yang ditawarkan oleh Go-Jek.

"Sebagai perusahaan teknologi karya anak bangsa, Go-Jek memiliki komitmen untuk membantu masyarakat Indonesia meningkatkan kesejahterannya,” ujar Nadiem di Jakarta, Rabu (15/11).


Kini Driver Go-Jek Dilindungi Asuransi

Nadiem menambahkan, Go-Jek selalu terbuka untuk berdiskusi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan publik.

“Kami memiliki berbagai solusi teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami juga membuka ruang kolaborasi yang pro inovasi, seperti kolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi ini," tuturnya.

Selain itu, kata Nadiem, kolaborasi ini juga untuk memperkuat komitmen Go-Jek dalam memberikan dampak sosial positif kepada masyarakat.

“Baru-baru ini, Go-Jek berhasil masuk dalam daftar bergengsi ‘change the world’ dari Majalah Fortune karena dinilai berhasil memberikan perubahan yang baik di dunia,” tambahnya.

Dalam hal ini, Nadiem menjelaskan kerjasama antara Go-Jek dengan Pemkab Banyuwangi meliputi tiga sektor yaitu sektor Kesehatan, Sektor UMKM Kuliner dan Sektor Transportasi.

Pada sektor Kesehatan, Go-Jek akan menjadi armada pendukung untuk Pengantaran obat ke rumah pasien, pembangunan Selter khusus Go-Jek di RS Budi Banyuwangi untuk program Gancang Aron.

“Gancang Aron adalah singkatan dari Gugus antisipasi cegah antrian panjang dengan antar obat pasien, yaitu sebuah layanan yang dibentuk oleh RSUD Blambangan dan Pemkab Banyuwangi untuk mengantarkan obat langsung ke rumah warga yang sedang sakit,” tuturnya.

Sedangkan dalam sektor UMKM kuliner meliputi pengenalan dan promosi UMKM kuliner melalui pesta kuliner Go-Food yang akan diikuti oleh 35 UMKM kuliner Banyuwangi dan akan digelar mulai 15 sampai 17 Desember 2017 mendatang.

Dan untuk sektor transportasi meliputi kerjasama dengan taksi lokal untuk memperkuat armada Go-Car.

“Sektor ini juga untuk kesempatan bagi taksi lokal untuk menambah order dan meningkatkan pendapatan,” pungkasnya.

Indonesia-Malaysia Sepakat Selesaikan Perundingan Perjanjian Perdagangan Perbatasan

Penulis : Khairul Anwar, Riana