logo


Bentuk Kerja Sama Go-Jek dan Pemda Banyuwangi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Bupati Banyuwangi, Azwar Anas, mengapresiasi upaya Go-Jek untuk meningkatkan pelayanan publik tersebut.

15 November 2017 16:18 WIB

Konferensi pers kerja sama peningkatan layanan publik Go-Jek dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Rabu (15/11).
Konferensi pers kerja sama peningkatan layanan publik Go-Jek dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Rabu (15/11). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Go-Jek, penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi terdepan di Indonesia, memperluas kerja sama dan kolaborasinya dengan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dalam hal peningkatan layanan publik. Perluasan kolaborasi ini meliputi sektor kesehatan, UMKM, dan layanan transportasi.

Sepekan, IHSG Ditutup Naik 1,11%

Bupati Banyuwangi, Azwar Anas, mengapresiasi upaya Go-Jek meningkatkan pelayanan publik tersebut. Menurutnya, pemanfaatan teknologi tidak dapat dihindari dan Pemerintah Daerah harus dapat memanfaatkannya untuk pelayanan masyarakat.

"Kami mengapresiasi dan menghargai upaya Go-Jek yang mau bersama-sama memikirkan langkah strategis untuk membantu masyarakat Banyuwangi. Tidak hanya membantu pelayanan publik, tetapi juga membantu pelaku usaha memperluas pasarnya," ujar Azwar Anas di Jakarta pada hari Rabu (15/11).


SBX Indonesia Ramaikan Bisnis Keuangan Digital Nasional

Menurutnya, Go-Jek adalah satu dari sedikit entitas bisnis yang mampu mewujudkan kewirausahaan sosial dengan baik, yang mampu mengajak orang lain untuk maju bersama.

"Inovasi-inovasi sosial seperti itulah yang perlu didukung, karena pemerintah jelas tidak bisa berjalan sendirian," imbuh Azwar.

Azwar menjelaskan bahwa kolaborasi antara Go-Jek dan Pemkab Banyuwangi meliputi dukungan pengantaran obat untuk program 'Gancang Aron' yaitu program layanan pengiriman obat ke rumah masyarakat yang sedang sakit, dan khusus bagi warga miskin akan disubsidi oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

"Gancang Aron dalam bahasa setempat berarti lekas sembuh. Ada juga program kolaborasi pengenalan dan promosi UMKM kuliner Banyuwangi melalui pesta kuliner Go-Food dan kerja sama dengan perusahaan taksi lokal," jelasnya.

Azwar meyakini bahwa kolaborasi akan membawa dampak positif bagi masyarakat Banyuwangi, terutama pekerja sektor informal, UMKM, pelaku usaha transportasi, dan masyarakat umum.

"Kami di Banyuwangi percaya bahwa hanya lewat pemerintahan yang kolaboratif, kita bisa mempercepat peningkatan kualitas layanan publik sekaligus membantu masyarakat terus berkembang," pungkasnya.

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melamban

Penulis : Khairul Anwar, Nugrahenny Putri Untari