logo


Candaan Jusuf Kalla Soal Pribumi

JK meminta agar ilmu yang dimiliki bisa dimanfaatkan untuk pembangunan bangsa, salah satunya dengan berwirausaha

15 November 2017 01:30 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COMWakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sempat berkelakar soal 'pribumi' saat memberi sambutan di acara bersama anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). 

Sebut Sistem Ekonomi Syariah Mudah Diterapkan, JK: Yang Rumit Hindari Riba

JK meminta agar ilmu yang dimiliki bisa dimanfaatkan untuk pembangunan bangsa, salah satunya dengan berwirausaha.

"Kita alami spiritnya yang kurang contohnya bagaimana tingkatkan pengusaha muda nasional. Karena Pak Habibie tidak boleh mengatakan jangan bilang pribumi. Kita bicara Bumiputera," kata JK kemudian disambut tawa oleh para peserta di Istana Wakil Presiden, Selasa (14/11).


Novanto Tersangka Lagi, JK: Urusan KPK Lah

"Tak melanggar kan kalau kita baca Bumiputera? Tidak melanggar kan? Yang dilarang 'pribumi," lanjutnya.

JK menyebut masyarakat memiliki semangat untuk berwirausaha, yang diperlukan hanyalah ilmu untuk meningkatkan produktivitas.

"Spiritnya harus didorong, di mana-mana ini. Ini jadi Ketua HIPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia), pribumi itu kan, boleh kan?" canda JK.

Menurut JK, salah satu cara mendorong semangat produktivitas masyarakat dengan Kredit Usaha Rakyat.

"Bagaimana mendorong karena itu ada pengusaha. Oke jalan saja. Di mana-mana saya dorong. Bagi pemula, kta turunkan kredit KUR dari 23 menjadi 9. januari kita turunkan lagi menjadi 7. Itu mendorong pengusaha agar punya semangat kuat, untuk maju dan melaksanakan dengan baik. Hanya itu yang bisa bawa negara makmur dan adil tak ada cara lain," jelas JK. 

JK: Khotib Boleh Mengkritik, Tapi Jangan Provokasi

Penulis : Aurora Denata