logo


Banyak Desakan Agar Jokowi Segera Mengganti Gatot, DPR: Namanya Juga Aspirasi...

Syaifullah menjelaskan bahwa pergantian Panglima TNI sepenuhnya adalah hak prerogatif dari Presiden Joko Widodo.

14 November 2017 16:31 WIB

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR RI, Syaifullah Tamliha, menilai wajar apabila banyak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang mendorong agar pergantian Panglima TNI, Gatot Nurmatyo, agar segera dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jenderal Gatot Ditolak Masuk AS, Nih Kritik Keras Novel FPI

“Namanya juga aspirasi, biasa-biasa saja meminta pergantian atau meminta perpanjangan,” ujar Syaifullah di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (13/11).

Terkait permintaan LSM yang meminta agar Panglima TNI berasal dari Matra Angkatan Udara (AU),  Syaifullah menjelaskan bahwa pergantian Panglima TNI sepenuhnya adalah hak prerogatif dari Presiden Joko Widodo.


Islamophobia dan Shock Therapy, Alasan Jenderal Gatot Ditolak Masuk AS?

“Itu kan hak prerogatif presiden, kalau ada arah ke matra lain patut dicurigai apakah berkeinginan untuk mengadu-adu sesama mantra di TNI, kita serahkan saja kepada presiden,” tuturnya.

Politisi PPP ini menjelaskan, apabila Presiden menghendaki Panglima TNI berasal dari AU, maka hal tersebut ada di tangan Presiden.

“Kalau menghendaki AU, misalnya ya silakan itu hak prerogatif Presiden. Nanti akan dikirim ke DPR, kemudian akan dibawa ke Paripurna. Kemudian di bawa ke Komisi I untuk dilakukan capable test terhadap calon Panglima TNI,” tukasnya.

Tak Setuju dengan Fahri, Gatot: Pernikahan Kahiyang-Bobby Ini Pesta Rakyat

Penulis : Khairul Anwar, Riana