logo


Bela Buni Yani, Amien Rais Berorasi Begini...

Amien mengajak anak-anak bangsa untuk membela Buni Yani yang menurutnya sedang mendapat kriminalisasi

14 November 2017 13:43 WIB

Politisi senior PAN yang juga Dewan Pembina Presidium Alumni 212, Amien Rais, berorasi di mobil komando di depan Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kota Bandung, di Jalan Seram, Bandung, tempat sidang vonis Buni berlangsung, Selasa (14/11)
Politisi senior PAN yang juga Dewan Pembina Presidium Alumni 212, Amien Rais, berorasi di mobil komando di depan Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kota Bandung, di Jalan Seram, Bandung, tempat sidang vonis Buni berlangsung, Selasa (14/11) KOMPAS.com/Agie Permadi

BANDUNG, JITUNEWS.COM - Politisi senior PAN yang juga Dewan Pembina Presidium Alumni 212, Amien Rais, berorasi di mobil komando di depan Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kota Bandung, di Jalan Seram, Bandung, tempat sidang vonis Buni berlangsung, Selasa (14/11).

Kuasa Hukum Buni Yani Harap Hakim Bisa Objektif

Mantan Ketua MPR itu mengajak anak-anak bangsa untuk membela Buni Yani yang menurutnya sedang mendapat kriminalisasi.

Tak hanya itu, Amien pun berharap, majelis hakim yang diketuai oleh M Saptono bisa membebaskan Buni Yani, tidak seperti tuntutan jaksa yang dinilainya tak masuk akal.


Ikut Orasi Jelang Vonis Buni Yani, Eggi Sudjana: Kita Begini karena Hakim Tunduk pada Kekuasaan

"Mudah-mudahan hakim ketok palu memberikan keadilan, syukur-syukur dibebaskan. Kalau tidak, ada usaha banding. Kita percaya kalau datang kebenaran, kebatilan akan sirna," tegas Amien.

"Kita berdoa kepada Allah, mudah-mudahan usaha kita yang demokratis yang fungsional membela Buni Yani, kita juga bertanggung jawab menjaga negeri kita semua, persatuan kita, terutama umat Islam jangan terpecah belah," sambungnya, dikutip dari kompas.

Seperti diketahui, Buni Yani didakwa telah melakukan ujaran kebencian dan mengedit atau mengubah isi video pidato mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Ia didakwa dengan pasal 32 ayat 1 dan pasal 28 ayat 2 UU ITE. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum menuntut Buni dengan hukuman 2 tahun penjara.

Perkara ini bermula saat Buni Yani mengunggah video pidato Basuki Tjahaja Purnama di Kepulauan Seribu, 27 September 2016, di laman Facebook miliknya. Tak hanya memposting, Buni pun membubuhi keterangan transkip video pidato tersebut yang dinilai tidak sesuai dengan transkip yang asli. Buni menghilangkan kata "pakai" saat Ahok menyinggung surat Al Maidah ayat 51.

 

Orasi Amien Rais: Bela Saudara Kita, Buni Yani yang Dikriminalisasi

Penulis : Riana