logo


Sri Mulyani ,Program 3C (connectivity, confidence, creativity) Bantu Ekonomi Digital

Selain bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf  Kala  para calon ekonom muda yang telah mengikuti program DBS Young Economist Stand-up juga bertemu dengan Menteri Keuangan ,Sri Mulyani. Dalam pertemuan dengan Menteri Keuangan peserta &nb

1 November 2017 08:31 WIB

Paulus Sutisna - Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, Rudy Tandjung, Menteri Keuangan Sri Mulyani Foto bersama Semifinalis DBS YES
Paulus Sutisna - Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, Rudy Tandjung, Menteri Keuangan Sri Mulyani Foto bersama Semifinalis DBS YES
dibaca 14 x

Selain bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf  Kala  para calon ekonom muda yang telah mengikuti program DBS Young Economist Stand-up juga bertemu dengan Menteri Keuangan ,Sri Mulyani. Dalam pertemuan dengan Menteri Keuangan peserta  mendapat beberapa wawasan mengenai perkembangan ekonomi di Indonesia serta menjadi seorang ekonom yang baik. Sri Mulyani memberikan wejangan mengenai basic skill yang dibutuhkan untuk menjadi seorang ekonom. Beliau juga memberikan banyak masukan bagi para calon ekonom muda untuk tidak hanya membicarakan permasalahan teknis ekonomi namun juga issue yang penting bagi masyarakat, contohnya tingkat pengangguran, penanggulangan kemiskinan, kesetaraan kapasitas bagi semua gender dan bagaimana isu-isu tersebut dapat dimasukkan ke dalam konteks ekonomi.

Pemuda Papua Menjadi Juara Grand Final DBS Young Economist Stand-Up

Sri Mulyani mengapresiasi program DBS Young Economist Stand-up ini dan kekagumannya karena banyak peserta yang datang dari beragam wilayah dan berbagai universitas di Indonesia.  Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui generasi milenial Indonesia sebagai aset penggerak ekonomi di masa depan. Sri menyatakan pemerintah berupaya membuat kebijakan mengikuti karakter yang dimiliki oleh generasi muda angkatan 1980 hingga 1997 tersebut.

Sri Mulyani menuturkan, saat ini generasi milenial memiliki tiga karakter yang khas, yakni terkoneksi dengan internet, memiliki kepercayaan diri tinggi, dan kreatif. Beliau mengatakan pemerintah mencari cara bagaimana ketiga karakter ini menjadi aset yang berharga.


DBS Foundation Berkolaborasi dengan Wirausaha Sosial

"Pemerintah ingin buat 3C (connectivity, confidence, creativity) ini jadi potensi, bukan disaster, sehingga Indonesia bisa menciptakan suatu aset yang kreatif dan aktivitas ekonomi untuk menuju masyarakat Indonesia yang adil dan makmur," pungkas Sri Mulyani. Beliau juga mengatakan ketiga karakter ini telah membuat perubahan ekonomi yang cukup pesat, diantaranya terlihat dari pesatnya pertumbuhan transaksi online yang terjadi di Indonesia.

DBS YES merupakan kompetisi berbasis daring bagi kaum muda untuk menyuarakan opini mereka tentang perekonomian Indonesia dan Asia, dikemas dengan cara menarik dan berdasarkan hasil riset. Peserta adalah mahasiswa tingkat Sarjana (S1) umur maksimum 23 tahun dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Peserta membuat rekaman video pidato berkonsep stand-up berdurasi 3 menit diunggah ke YouTube. Juri memilih 20 peserta terbaik sebagai semifinalis. Selanjutnya mereka berkesempatan memperoleh mentoring dan kembali berkompetisi di babak semifinal dan final dengan menyampaikan pidato secara langsung selama 3,5 menit di depan para juri dan penonton

Ditulis oleh: Marchell D

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Citilink Indonesia Sambut Pesawat ke-50 Siapkan Ekspansi Regional 2018

Admin : Ratna Wilandari