logo


Es Krim Anti Leleh, Inovasi Jepang untuk Indonesia

Ini di luar logika biasa, kok bisa ya es krim tidak meleleh di bawah terik matahari. Ini lah temuan Jepang yang setiap hari selalu terangsang melakukan inovasi baru

25 Oktober 2017 21:47 WIB

Eskrim Anti Leleh
Eskrim Anti Leleh Istimewa

JEPANG, JITUNEWS.COM - Inovasi dalam industri kuliner adalah sesuatu paling ditunggu orang Indonesia, karena pasca bencana krisis moneter tahun 1998, banyak orang Indonesia mendadak jadi gandrung buka bisnis kuliner. Nah ini tak tanggung-tanggung inovasinya di luar logika biasa; ternyata es krim bisa tetap beku di luar kulkas, alias es krim anti leleh. Wow!

RAHASIA: Kenapa Warung Mie Ayam dan Bakso Wonogiri Ada di Mana-mana?

Belum lama ini, ilmuwan di Biotherapy Development Research Center Jepang, berhasil menemukan formula untuk membuat es krim tidak meleleh.

Penemuan ini so pasti menarik perhatian masyarakat terutama di negeri tropis, seperti Indonesia. Apa sih yang membuat es krim tetap beku di bawah tekanan matahari?


Hotel Sahid Jaya Solo Manjakan Pecinta Steak dengan Wagyu Beef Rendah Lemak

Rahasianya ada pada ekstrak buah stroberi. Buah stroberi diambil sarinya kemudian menghasilkan cairan polifenol. Cairan inilah yang menjaga es krim tetap pada bentuk semula. Polifenol ini punya kandungan yang bisa mengikat air dan minyak yang terkandung dalam es krim. Membuat es krim jadi tidak gampang meleleh.

Ini lah rahasia "Kanazawa Ice" atau juga disebut "Not Melting Popsicles" ternyata ada pada ekstrak buah stroberi.

Es krim tidak meleleh ini ternyata dibuat dengan ketidaksengajaan. Sebenarnya para ilmuwan akan membuat eksperimen lain. Perusahaan yang mengembangkan penemuan ini mengatakan, kalau sebenarnya mereka tidak pernah berencana membuat es krim anti meleleh.

Ini lah berkah dari orang yang tetap bersyukur di saat keadaan lagi tidak baik. Begini kisahnya, 
berawal dari keinginan bereksperimen dengan buah stroberi di Miyagi, Jepang. Produksi stroberi di sana menjadi berubah bentuknya jadi jelek sejak gempa bumi dan tsunami 2011 lalu. Sehingga tidak layak jual. Lalu para ilmuwan memutar otak supaya produksi stroberi di sana tidak sia-sia.

Awalnya stroberi-stroberi yang telah diekstrak jadi polifenol akan dibuat kudapan manis, seperti manisan blender. Tapi ternyata polifenol ini justru mengeras dan padat. Dari situlah muncul ide untuk mencampur polifenol ini ke es krim dengan tujuan agar es krim selalu padat alias tidak gampang cair.
Namun berapa lama es krim itu bisa bertahan tidak meleleh di cuaca panas? Seorang reporter kuliner Jepang telah menguji. Hasilnya? Es krim itu tetap pada bentuk semula meski sudah lima menit berada di tengah suhu matahari 28 derajat celcius.

Namun, Direktur Biotherapy Development Research Center, Takeshi Toyoda mengatakan, pihaknya belum memastikan berapa waktu yang dibutuhkan es krim itu untuk bisa bertahan di suhu panas. Namun bagaimana pun juga, penemuan ini menjadi angin segar di industri kuliner, terutama hotel-hotel di Indonesia akan bisa menjadikannya sebagai pemikat sebagai menu favoritnya untuk menyedot tamu yang banyak.

Doraemon Pop Up Shop D'Strict 2112: Eksistensi Doraemon di Zaman Millenial

Penulis : Yusran Edo Fauzi,Aurora Denata