logo


Menteri Susi Hobi Tenggelamkan Kapal Asing di Indonesia, Kini Justru Kapal Indonesia Ditenggelamkan Australia

Kapal nelayan Indonesia melanggar batas perairan wilayah Australia

19 Oktober 2017 08:15 WIB

Satgas 115 KKP yang bekerja sama dengan Polda Kepri dan TNI AL mengamati peledakan kapal nelayan asing di Perairan Batam, Kepulauan Riau, 5 April 2016.
Satgas 115 KKP yang bekerja sama dengan Polda Kepri dan TNI AL mengamati peledakan kapal nelayan asing di Perairan Batam, Kepulauan Riau, 5 April 2016. ANTARA/M N Kanwa

BUTON, JITUNEWS.COMGaya nyentrik menteri Susi Pudjiastuti yang hobi menenggelamkan kapal asing di Indonesia kini situasinya berbanding terbalik. Sebab, ada kapal nelayan Indonesia yang justru ditenggelamkan Australia karena dianggap melanggar batas wilayah perairan antar negara.

Kapal Nelayan (KMN) Hidup Bahagia asal Desa Bahari, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra) kedapatan mencuri ikan di wilayah Australia. Hal itu kemukakan oleh Saleh Goro, Dinas Kelautan NTT. 

"Biasanya dibakar itu kapal, karena kapal nelayan Indonesia sering masuk sampai di perairan Australia," katanya.


Budaya Makan Ikan Ditingkatkan di Kalangan Masyarakat

Saat kapal itu ditangkap, otoritas Australia melaporkan ada 24 ekor hiu yang mati dan 5 ABK bersembunyi di ruang mesin kapal. 

Dalam laporan yang ditulis Octavin Dewi, Protokol dan Konsuler RI di Darwin, kelima nelayan dalam kondisi sehat namun harus melalui prosedur hukum sebelum dilepas pulang ke Indonesia. Sementara itu, kelima ABK tersebut adalah La Karman (kapten kapal), La Sarwan, La Hendri, La Ode Tahirman alias Tanari, dan Supriadin.

KKP Harapkan Dukungan AS Dalam Pengawasan Perairan

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari
×
×