logo


Diminta Polri Bentuk Tim untuk Usut Kasus Novel, KPK: Kewenangan Kami Selidiki Korupsi

Namun, KPK mengatakan pihaknya berwenang dalam penyelidikan kasus korupsi

12 Oktober 2017 21:30 WIB

Juru bicara KPK Febri Diansyah
Juru bicara KPK Febri Diansyah Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COMKapolri Jenderal Tito Karnavian meminta KPK untuk mengirim tim untuk mengusut tuntas kasus penyerangan kepada penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Namun, KPK mengatakan pihaknya berwenang dalam penyelidikan kasus korupsi.  

Kapolri Jelaskan Alasan Sulitnya Ungkap Pelaku Teror Novel Baswedan

"Seperti yang dijelaskan tadi, kewenangan KPK diatur UU 30 (tahun 2002). Kami melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan tindak pidana korupsi. Itu pun tidak semua tindak pidana korupsi bisa diproses, hanya yang memenuhi syarat Pasal 11," kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah di gedung KPK, Kamis (12/10).

Menurutnya, bentuk kerja sama dalam pengungkapan kasus tersebut hanya bisa dilakukan sebatas koordinasi dan berbagi informasi.


Dukung Pembentukan Densus Tipikor, Fadli: Masalah Korupsi Jangan Ditangani 1 Institusi

"Dan karena ini masih dalam domain tindak pidana umum, tentunya yang kami lakukan koordinasi dengan Polri. Kita percaya ketika bukti-bukti ditemukan, Polri akan menemukan tersangkanya," ujar Febri.

Sebelumnya, dalam raker bersama Komisi III DPR, Tito menawarkan kerja sama dengan KPK untuk menyelidiki kasus Novel Baswedan.

"Sekali lagi kami tawarkan tim gabungan dengan KPK, tapi kami dengar KPK belum membentuk tim karena mereka masih fokus pada pengusutan kasus hukum yang mereka tangani," kata Tito di gedung DPR, Kamis (12/10).

Densus Tipikor Bantu KPK, Tito: Jangan Dianggap Kompetitor Lah

Penulis : Aurora Denata