logo


Densus Tipikor Bantu KPK, Tito: Jangan Dianggap Kompetitor Lah

Tito mengatakan pembentukan Densus Tipikor untuk membantu KPK

12 Oktober 2017 20:09 WIB

Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COMKapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan perbedaan antara Densus Tipikor dengan KPK yang dianggap tumpang tindih.

"Jangan Sampai Ada Orang Ketiga yang Akan Merusak Hubungan Baik Antara Polri dan TNI"

Tito mengatakan pembentukan Densus Tipikor untuk membantu KPK. Menurutnya, pegawai KPK yang berjumlah seribu membutuhkan bantuan untuk menangani perkara korupsi yang cukup banyak.

"Persoalannya mampu nggak ditangani oleh teman-teman KPK yang jumlahnya 1.000 orang? Saya berpendapat dengan adanya Densus ini, teman-teman KPK bisa fokus ke masalah yang besar sedangkan Densus bisa fokus kepada wilayah-wilayah, sampai ke desa," jelas Tito di gedung DPR, Kamis (12/10).


PBNU: Kami Berada di Belakang KPK

Pegawai di Densus Tipikor ini mencapai lebih dari 3.000 orang, sehingga bisa membantu kinerja KPK untuk menangani perkara korupsi.

"Densus ini kan bisa yang besar, bisa yang kecil karena kan jaringannya jumlahnya lebih banyak hampir 3.560, jadi lebih masif penindakannya, kolaborasi semua pihak termasuk kejaksaan. Jangan dianggap kompetitor lah," ujar Tito

Dukung Pembentukan Densus Tipikor, Fadli: Masalah Korupsi Jangan Ditangani 1 Institusi

Penulis : Aurora Denata