logo


Dalam Sepekan KPK Tiga Kali Gelar OTT, Begini Komentar Tjahjo

Tjohjo mengatakan, pihaknya tetap mendukung upaya pemberantasan korupsi yang telah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

17 September 2017 10:30 WIB

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. kemendagri.go.id

MEDAN, JITUNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat rekor baru dalam operasi tangkap tangan (OTT). Dalam sepekan ini saja, KPK menggelar tiga OTT di wilayah berbeda.

5 Orang Diamankan dalam OTT Banjarmasin, Pimpinan KPK: Kasihanilah Bangsa Ini

Pertama, pada pada Rabu lalu (13/9), KPK menangkap Bupati Batubara Orang Kaya Arya Zulkarnaen. OTT itu terkait suap proyek-proyek Pemkab Batubara 2017.

Kemudian, Jumat (15/9), KPK menggelar OTT di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dalam OTT itu, KPK menciduk pimpinan DPRD Banjarmasin yang diduga menerima suap untuk pembahasan rancangan perda (ranperda) tentang penyertaan modal untuk PDAM di ibu kota Provinsi Kalsel tersebut.


Banyak Pejabat yang Kena OTT, Ini Kata Jokowi

Yang terbaru, Sabtu (16/9) kemarin, tim KPK menyambangi Kota Batu di Jawa Timur untuk menggelar operasi senyap. Yang terjaring OTT itu adalah Wali Kota Batu Eddy Rumpoko.

Terkait kiprah OTT KPK tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, mengatakan, pihaknya tetap mendukung upaya pemberantasan korupsi yang telah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kita sangat setuju dengan pemberantasan korupsi yang diterapkan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menyelamatkan keuangan negara tersebut," kata Mendagri Tjahjo Kumolo, usai Seminar Nasional Pendidikan Kebangsaan: "Revitalisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pendidikan Nasional" di kampus Universitas Khatolik Santo Thomas Medan, Sabtu (16/9).

Tjahjo mengatakan, pencegahan dan pemberantasan korupsi dilakukan oleh KPK itu, disambut baik oleh institusi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Ia juga mengatakan, Kemendagri memberikan dukungan agar tidak terjadi pelemahan terhadap kinerja yang dilakukan KPK.

"Kita tidak menginginkan adanya pelemahan terhadap kegiatan anti rasuah yang melaksanakan aktivitas, dalam pemberantasan korupsi tersebut," beber Tjahjo.

 

Soal OTT, KPK Tak Perlu Minta Izin Mendagri

Penulis : Riana
×
×