logo


"Jangan KPK yang Dibekukan, Tapi Pansus Hak Angket!"

Tsamara ingin agar ada tindakan nyata dari PDIP terhadap Henry.

11 September 2017 09:53 WIB

Tsamara Amany.
Tsamara Amany. Instagram @tsamaradki

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi muda Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany, angkat suara terkait rencana Pansus Hak Angket KPK yang akan membekukan sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rencana tersebut terlontar dari mulut Anggota Pansus Hak Angket KPK dari Fraksi PDIP, Henry Yosodiningrat.

Wacana KPK Dibekukan, Demokrat Cuek dan Memilih Menunggu Sikap Jokowi

"Itu perlu dipertanyakan komitmen partai nasionalis terhadap pemberantasan korupsi. Walaupun hal tersebut telah diralat oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, namun jangan hanya sekadar ralat tapi harus ada tindakan nyata," tukas Tsamara di Jakarta Selatan, Minggu (10/9) kemarin.

Meski sebelumnya Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menyebut bahwa PDIP sama sekali tidak memiliki niat membekukan KPK, namun Tsamara ingin agar ada tindakan nyata dari PDIP terhadap Henry.


Golkar Menentang Wacana KPK DIbekukan

"Kalau perlu jangan KPK yang dibekukan tapi Pansus Hak Angket yang dibekukan sambil nunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Nanti kalau KPK tidak bisa diangket ya harusnya memang semua partai politik mentaati apa yang diputuskan oleh MK," kata Tsamara.

Seperti diwartakan sebelumnya, Anggota Pansus Hak Angket KPK dari Fraksi PDIP, Henry Yosodiningrat, meminta KPK dibekukan menyusul sejumlah hasil temuan pansus. Henry berharap, pemerintah mau menerima rekomendasi yang diberikan pansus angket KPK. Termasuk apabila ada rekomendasi soal pembekuan KPK.

"Gimana kita bisa meyakinkan pemerintah, publik, bahwa temuan pansus ini adalah suatu keadaan yang harus diperbaiki. Siapapun yang dengar, mengetahui itu harus menerima. Rekomendasi kita apa misalnya, merevisi (UU KPK),” kata Henry Yosodiningrat di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (8/9).

“Kalau perlu sementara setop dulu (bekukan) deh misalnya. KPK setop. Ini tidak mustahil," tandas Henry.

Presiden Jokowi: Saya Tidak Akan Membiarkan KPK Diperlemah

Penulis : Riana