logo


Jokowi Angkat Bicara Soal Pembekuan KPK

"Saya tak ada membiarkan KPK diperlemah," tegas Jokowi

10 September 2017 17:35 WIB

Presiden Jokowi memberikan pernyataan terkait aksi teror di London, saat singgah di Bandara Hang Nadim, Batam, Kamis (23/3).
Presiden Jokowi memberikan pernyataan terkait aksi teror di London, saat singgah di Bandara Hang Nadim, Batam, Kamis (23/3). Biro Pers Setpres

MOJOKERTO, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo ikut angkat bicara mengenai wacana pembekuan KPK yang dicetuskan oleh salah satu anggota Pansus Hak Angket KPK, Henry Yosodiningrat.

Wacana Pembekuan KPK, Memperjelas Tujuan Dibentuknya Pansus Hak Angket

"Korupsi kejahatan yang luar biasa, harus kita berantas," kata Jokowi kepada awak media usai meresmikan Tol Mojokerto-Kertosono di gerbang Tol Mojokerto Jawa Timur, Minggu (10/9).

KPK merupakan lembaga yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia untuk memberantas korupsi. Oleh karena itu, KPK harus diperkuat untuk mempercepat pemberantasan korupsi di Indonesia. Presiden sendiri tidak akan membiarkan KPK dilemahkan.


Ketua Pansus Sebut KPK Masih Dibutuhkan

"Saya tak ada membiarkan KPK diperlemah," tegas Jokowi.

Soal Pembekuan KPK, Ini Tanggapan Fahri Hamzah

Sebelumnya, anggota Pansus Hak Angket KPK sekaligus politikus PDIP, Henry Yosodiningrat meminta agar KPK dibekukan. Permintaan tersebut dilandasi dengan temuan-temuan yang didapat Pansus Angket.

Presiden Jokowi : Saya Tidak Akan Membiarkan KPK Diperlemah

"Rekomendasi dari kita apa misalnya, merevisi (UU KPK). Kalau perlu sementara setop dulu (bekukan) deh misalnya. KPK setop. Ini tidak mustahil," ujar Henry, Jumat (8/9).

Masinton: KPK Perlu Diperbaiki

Penulis : Aurora Denata