logo


5 Pengusaha Ini Buktikan Bahwa Usia Tua Bukanlah Penghalang Mencapai Kesuksesan Bisnis

It’s never too late to try

30 Agustus 2017 11:54 WIB

dibaca 126 x

It’s never too late to try. Tidak pernah ada kata telat untuk mencoba. Benar sekali, tidak pernah ada kata telat untuk mencoba. Kamu mungkin pernah ragu-ragu saat di awal ingin memulai sesuatu karena sudah terlambat untuk melakukan sesuatu dibandingkan dengan orang lain yang sudah memulai terlebih dahulu. Namun fakta membuktikan bahwa lima orang di bawah ini berhasil mencapai kesuksesan mereka di usia yang terbilang tidak lagi muda. Mereka mencapai kesuksesan di usia mereka yang menjelang kepala empat alias mendekati 40 tahun. Siapa sajakah mereka yang berhasil mencapai kesuksesannya di usia tua. Berikut ulasannya. 

Foto Yuni Shara Ini Bikin Gagal Fokus

 

  1. Amancio Ortega, ZARA

 


Foto Cewek Cantik Pacar Pemain Timnas U-22 Indonesia

Pria kelahiran Spanyol pada 28 Maret 1936 ini adalah seorang miliarder industri fashion dunia yang memiliki jaringan store pakaian ternama dunia seperti Zara, Massimo Dutti, Stardivarus, Pull and Bear, dan Bershka yang mempekerjakan hampir 92,000 karyawan di dunia. Di tahun 1975 tepatnya ketika dirinya berusia 39 tahun Ortega membuka store  Zara pertama bersama dengan istrinya Rosalia Mera. Namun jauh sebelum membuka store pertama ini Ortega sudah memulai mendirikan bisnis fashionnya ditandai dengan membuka toko pakaian yang menjual hasil rajutan dari masyarakat di sekitar Coruna. Setelah membuka store Zara pertamanya Ortega mulai melakukan eskpansi bisnis besar-besaran hingga sebesar seperti sekarang. Selain menggeluti dunia fashion, Ortega juga memiliki klub sepak bola tempat dia sekarang berdomisili, yaitu Deportivo La Coruna. Menurut Forbes sekarang total kekayaan Ortega mencapai US$ 85 miliar yang menempatkan dirinya berada dalam urutan ke-empat orang terkaya dunia di tahun 2017 ini.

 

  1. Cher Wang, HTC

 

Wanita pendiri perusahaan ponsel pintar dengan merek dagang High Technology Company (HTC) ini juga baru mendapatkan kesuksesannya di usia 39 tahun ketika dia pertama kali mendirikan HTC di tahun 1997. Sebelum mendirikan HTC Wang telah mendirikan perusahaan lain yang bergerak di industri teknologi bernama VIA Technologies yang memproduksi motherboard chip, CPU, dan memory. Terlahir dari ayah yang merupakan pengusaha di bidang plastik membuat Wang juga mewarisi jiwa kewirausahaan ayahnya. Walaupun memiliki total kekayaan sebesar US$ 1,1 miliar dan mendapatkan gelar sebagai wanita paling berpengaruh dalam sektor teknologi Wang tetaplah sosok yang sederhana dan berjiwa sosial tinggi. Untuk kepentingan perjalanan dinasnya dia lebih memilih untuk menggunakan maskapai berbiaya rendah serta selalu berpenampilan sederhana. Tercatat pada tahun 2011 lalu Wang memberikan donasi terbesar di Taiwan senilai US$ 28,1 juta kepada organisasi bernama Guizou Forerunner College.  

 

  1. Gordon Moore, INTEL

 

 

Gordon Moore dikenal sebagai salah satu founder dari Intel yang didirikan pada tahun 1968. Terlahir pada 3 Januari 1929 Moore juga merupakan pengusaha yang baru mencapai kesuksesannya di usia 39 tahun ketika dia mendirikan Intel. Selain dikenal sebagai pendiri Intel, dia juga dikenal sebagai tokoh yang melahirkan hukum Moore pada tahun 1965 yang memprediksi bahwa penggunaan komputer akan meningkat drastis di dunia sementara di sisi lain akan menurunkan biaya produksi untuk pekerjaan. Berkat kepemimpinannya bersama dengan rekannya di tahun 1997 Intel sukses menjadi perusahaan pionir dalam teknologi mikroprosesor, memori, dan CPU. Moore dikenal sangat aktif mendukung kegiatan amal dan hal ini dibuktikan dirinya dengan menyumbangkan dana sebesar US$ 3,1 miliar untuk mendukung pelestarian lingkungan, kesehatan, riset ilmiah, dan projek lainnya di San Francisco. Menurut Forbes dirinya adalah orang terkaya ke 30 di dunia dalam industri teknologi dengan total kekayaan mencapai US$ 7,3 miliar.

 

  1. Liu Chuanzi, LENOVO

 

Liu Chuanzhi adalah orang yang berjasa dalam mendirikan perusahaan laptop dan komputer dengan merek Lenovo. Pria yang lahir pada tahun 1944 ini baru terpikirkan untuk mendirikan Lenovo ketika dirinya hampir mencapai usia 40 tahun dan selalu merasakan frustasi dalam pekerjaannya yang hanya membuat piranti lunak perangkat komputer dan laptop. Di tengah kondisi dirinya yang memiliki keluarga yang harus dicukupi kebutuhannya secara finansial, maka Liu memutuskan untuk mendirikan Lenovo bersama dengan 10 rekannya dengan modal awal sebesar 200,000 yuan. Tak disangka keputusan Liu mendirikan perusahaan ini selain dapat mencukupi kebutuhan keluarganya secara finansial juga berhasil membawa bisnis Lenovo berkembang secara pesat. Saat ini tercatat kekayaan yang dimiliki Liu senilai US$ 9 miliar. Dalam budaya kerja Liu dikenal sebagai pemimpin yang cenderung diktator dan ini mempengaruhi kondisi kerja di perusahaannya. Namun ketika Lenovo berhasil mengambil alih hak jual komputer milik IBM dan menjadikan dirinya pemimpin berdarah Cina pertama di perusahaan Amerika budaya kerjanya berubah. Dengan perubahan budaya kerja Liu ini maka tidak heran pula banyak para pelajar dan ahli komputer Cina yang bersekolah di luar negeri menjadikan perusahaan Liu sebagai tempat pilihan pertama untuk bekerja.

 

  1. Min Kao, GARMIN

 

Berbicara mengenai teknologi Global Positioning System (GPS) maka Min Kao adalah pelopor dari teknologi penunjuk arah ini. Bersama dengan Gary Burrell dirinya mendirikan perusahaan bernama Garmin yang diambil dari nama mereka masing-masing pada tahun 1989 ketika dirinya berusia 40 tahun. Sebelum mendirikan Garmin dirinya banyak berkiprah dalam karir yang berhubungan dengan pembuatan peralatan navigasi baik untuk keperluan di darat, laut, ataupun udara. Berkat pengalamannya inilah maka dirinya mampu melihat peluang besar dalam dunia navigasi darat dan udara di masa depan. GPS yang dikeluarkan Garmin awalnya banyak ditanamkan pada peralatan untuk teknologi seperti dalam bidang penerbangan, otomotif, kelautan, kegiatan luar ruangan, dan aktivitas olahraga. Namun sekarang diversifikasi GPS sudah sangat beragam hingga mencakup dalam teknologi smartwatch seperti yang digunakan oleh Fitbit dan Apple. Berdasarkan data dari Forbes Min saat ini tercatat sebagai orang terkaya urutan ke-67 dalam industri teknologi dunia dengan total kekayaan mecapai US$ 3 miliar.

 

Kelima tokoh di atas merupakan bukti bahwa ketika kita memulai sesuatu tidak ada kata terlambat. Mereka telah membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang bagi mereka untuk berkarya dan membuat perubahan bagi orang-orang di sekitar mereka dengan jiwa sosial mereka yang patut ditiru. Jika Sobat GenMuda saat ini berpikir bahwa sudah saatnya kamu berhenti mencoba memulai usahamu karena sering gagal atau karena sudah bukan umurnya lagi, selalu tanamkan dalam dirimu bahwa semakin bertambahnya usia justru semakin banyak kebaikan dan manfaat yang seharusnya kita berikan kepada orang lain melalui usaha kita. 

 

Ditulis oleh: Okii Witjaksono

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Hot Pant dan Tank Top

Admin : Aurora Denata