logo


Schneider Electric, WaterForce dan Microsoft Kembangkan Teknologi Irigasi yang Cerdas, Efisien dan Berkelanjutan

Salah satu solusi yang patut dipertimbangkan adalah sistem irigasi berbasis pivot, yang kini terus berkembang menjadi sebuah kebutuhan di dunia pertanian, termasuk di Indonesia.

22 Agustus 2017 19:53 WIB

Ilustrasi sistem irigasi modern
Ilustrasi sistem irigasi modern google

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Schneider Electric, perusahaan global di bidang manajemen energi dan automasi mengumumkan kesuksesan yang diraih bersama WaterForce, penyedia solusi pengelolaan air dan irigasi asal Selandia Baru.

Schneider Electric bekerjasama dengan WaterForce mengembangkan solusi Internet of Things (IoT) yang dikendalikan secara mobile dan berbasis cloud.

Solusi ini dibangun menggunakan teknologi Microsoft Azure dan Azure IoT, yang memungkinkan para petani untuk mengoperasikan sistem irigasi pivot dengan keleluasaan, efisiensi dan keberlanjutan yang lebih baik.


Crowde Kini Jadi Solusi Petani dalam Urusan Pembiayaan

Ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Untuk mencapai hal tersebut, pendekatan yang dilakukan tidak hanya peningkatkan kualitas petani dan tanaman yang ditanam, tetapi juga ketersediaan infrastruktur penunjang, termasuk jaringan irigasi yang andal. Sayangnya, saat ini masih banyak prasarana irigasi yang kondisinya belum optimal akibat kerusakan saluran maupun sedimentasi.

Salah satu solusi yang patut dipertimbangkan adalah sistem irigasi berbasis pivot, yang kini terus berkembang menjadi sebuah kebutuhan di dunia pertanian, termasuk di Indonesia.

Sebagai bentuk modernisasi di bidang pertanian, transformasi dari irigasi berbasis gravitasi ke pivot terbukti dapat meningkatkan produksi dan daya saing komoditas pertanian atau pangan Indonesia karena sifatnya yang lebih efisien dan presisi sesuai dengan kebutuhan tanaman. Terlebih lagi, metode ini dapat mengairi lahan yang sangat luas dengan penggunaan jumlah tenaga kerja yang minimal.

Rob McGreevy, Vice President of Information, Operations and Asset Management Schneider Electric menuturkan, saat ini, pertanian mendominasi hampir 70 persen konsumsi air dunia. Seiring dengan permintaan pangan global yang terus bertumbuh, penggunaan air diperkirakan akan semakin meningkat, dan hal ini membuat sistem irigasi yang efisien menjadi sebuah hal yang kritikal.

“Dengan arsitektur EcoStruxure dari Schneider Electric, WaterForce mengembangkan solusi IoT berbasis cloud yang disebut sebagai SCADAfarm untuk memungkinkan para petani untuk memantau dan mengendalikan pompa dan sistem irigasi pivot mereka dari komputer, tablet atau smartphone mereka,” tukas McGreevy, dalam siaran persnya, Selasa (22/8).

Alat Canggih Ini Mampu Lenyapkan Hama Serangga dalam Sekian Detik, Penasaran?

Halaman: 
Penulis : Riana