logo


Inovasi Jitu Kapsul Minyak Ikan dari Limbah Makanan

Meski dari onggok dan ampas tahu, produk ini termasuk food grade yang aman untuk dimakan, relatif lebih murah serta mengandung nutrisi yang sangat baik bagi perkembangan otot, otak, syaraf mata serta baik bagi perkembangan anak.

15 Agustus 2017 13:14 WIB

Ilustrasi kapsul minyak ikan
Ilustrasi kapsul minyak ikan google

DEPOK, JITUNEWS.COM - Inovasi baru datang dari kampus berjuluk The Yellow Jacket, Universitas Indonesia (UI) . Ya, lima mahasiswa dari kampus tersebut berhasil menciptakan pengganti minyak ikan yang berasal dari limbah makanan berupa onggok dan ampas tahu menjadi kapsul bernutrisi sumber AA, DHA dan EPA yang dinamai Aspergyomega.

Adapun, kelima mahasiswa jenius tersebut adalah Ardita Rizky Putri Arcanggi (Teknik Bioproses), Ahmad Rafif (Teknik Kimia), Mustika (Teknik Bioproses), Adinda Eka (Teknik Bioproses), Prastiwi Arum (Farmasi).

"Hasil temuan kami ini mempunyai kelebihan antara lain waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi asam lemak relatif singkat serta harga relatif lebih murah dibandingkan minyak ikan," kata Ardita, salah seorang anggota tim pencipta Aspergyomega di Depok, Selasa (15/8).


Inovasi Jitu Obat Hipertensi Oles Karya Mahasiswa Unhas

Ardita mengatakan, melalui penelitian itu, mereka menganalisis komposisi karbon berbasiskan bahan baku berupa onggok dan ampas tahu untuk menghasilkan asam lemak tidak jenuh yang terdiri dari AA, DHA dan EPA guna meningkatkan gizi masyarakat Indonesia.

Menurutnya, penelitian ini juga bertujuan untuk menekan angka kekurangan gizi di Indonesia dan mendukung Indonesia Sustainable Development Goals (SDGs).

Ia melanjutkan, onggok atau sering dikenal sebagai ampas singkong merupakan produk samping dari industri pengolahan singkong seperti tepung tapioka/kanji dan lain-lain. Sedangkan ampas tahu merupakan sisa hasil pembuatan tahu.

Menurut Ardita, kedua limbah makanan tersebut berhasil diolah menjadi produk bermanfaat melalui tahapan penelitian di bawah bimbingan dosen FTUI, Ir Rita Arbianti, M.Si yang dilakukan di laboratorium Fakultas Teknik UI.

Ardita dan tim meyakini bahwa keunggulan produk ini adalah termasuk food grade yang aman untuk dimakan, relatif lebih murah serta mengandung nutrisi yang sangat baik bagi perkembangan otot, otak, syaraf mata serta baik bagi perkembangan anak.

Sebagai informasi, hasil penelitian Ardita Cs ini tengah diusulkan untuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang akan melaju pada babak final di akhir bulan Agustus 2017.

Diharapkan, Aspergyomega hasil karya mahasiswa UI itu mampu diwujudnyatakan dalam bentuk kapsul nutrisi layaknya minyak ikan yang telah beredar di pasar. Dengan demikian dapat mendukung usaha pemerintah dalam program SDGs serta menjadi pustaka dalam pengembangan sumber penghasil asam lemak tak jenuh sebagai sumber gizi. (Sumber: Antara)

Inovasi Jitu Flatbread untuk Ibu Hamil Karya Mahasiswa IPB

Halaman: 
Penulis : Riana