logo


Gambaran Awal Usaha Pembibitan Alpukat Mentega Miki

Meski belum banyak dikenal masyarakat karena masih tergolong baru, peminat buah ini terus bertambah.

15 Agustus 2017 12:22 WIB

Buah Alpukat Mentega Miki/Foto: Ist
Buah Alpukat Mentega Miki/Foto: Ist
dibaca 2869 x

Jika sebelumnya alpukat jenis biasa hanya panen setahun sekali, kini muncul alpukat unggul bernama Mentega Miki yang bisa dipanen sepanjang tahun. 

Alpukat Mentega Miki merupakan alpukat jenis West India dengan ciri khas daging buah berwarna kekuning-kuningan. Alpukat ini termasuk jenis alpukat dataran rendah, sehingga sangat cocok apabila ditanam pada daerah dengan ketinggian hingga 400 mdpl. 

Dengan beberapa kelebihan yang dimiliki seperti bisa ditanam di dataran rendah, mudah dibudidayakan, tahan hama ulat, buah tidak berserat, daging legit dengan warna kuning mentega nan cantik membuat alpukat jenis ini sangat potensial untuk dikembangkan. 


Peluang Emas Budidaya Alpukat Miki, Saingannya Sedikit!

Meski belum banyak dikenal masyarakat karena masih tergolong baru, peminat buah ini terus bertambah. Nah, jika Anda tertarik terjun di usaha agribisnis ini, berikut gambaran awal usaha pembibitan alpukat Mentega Miki skala kecil.

Barang Modal                                                                    Rp 2.500.000

  • Sewa lahan 500 m2 per tahun  Rp 1.000.000
  • Membeli bibit batang bawah alpukat  100 @Rp 8.000  Rp800.000
  • Alat dan sarana pertanian Rp 700.000

Biaya Operasional Per Bulan                                             Rp 2.600.000

  • Biaya perawatan (pupuk, pestisida) Rp 100.000
  • 1 orang tenaga kerja Rp 1.500.000
  • Lain-lain Rp 1.000.000

Nah, dari perhitungan di atas, modal awal yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha pembibitan alpukat Mentega Miki di lahan seluas 500 m2 mencapai Rp 5.100.000.

Dengan cara enten/sambung pucuk bisa menghasilkan 100 bibit alpukat Mentega Miki setelah 3 bulan pemeliharaan bibit. Harga bibit alpukat Mentega Miki tinggi 50-60 cm sekitar Rp 50.000/batang. Maka dapat diproyeksikan:

Omzet                     Rp 5.000.000

100 bibit x Rp 50.000/batang 

Biaya Operasional Rp 2.600.000

Keuntungan Bersih (48 %) Rp 2.400.000

(catatan: sepanjang 3 bulan pertama belum menghasilkan omzet)

Return on investment setelah penjualan pada bulan ke-6 sejak awal usaha.

Ditulis oleh: Arimba

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Penting! Ini Kunci Sukses Budidaya Alpukat Miki

Halaman: 
Admin : Riana