logo


H-FLORY, si Mesin Pengering Padi Berbasis Smartphone

H-FLORY mampu mengeringkan hingga delapan kilogram produk dalam waktu 12 jam.

14 Agustus 2017 10:06 WIB

Petani membawa padi hasil panen.
Petani membawa padi hasil panen. dok. Jitunews

SURABAYA, JITUNEWS.COM - Inovasi mesin pengering untuk mengawetkan hasil panen hortikultura berbasis smartphone telah lahir. Teknologi tersebut merupakan buah pemikiran lima mahasiswa Teknik Fisika Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

ForEx, Reagan Pendeteksi Formalin Buatan Mahasiswa ITS

Kelima mahasiswa jenius itu adalah Achmad Syarif Hidayat, Indra Yogi Prayuga, Sapto Wahyu Sudrajat, dan Windy Rizqia Arsy. Kelimanya pun sepakat memberikan nama untuk mesin penemuannya itu "Horticultura Fluid Flow Drier" (H-FLORY).

Ketua Tim Penelitian, Achmad, mengatakan, fungsi mesin pengering yang ia dan empat temannya ciptakan tak lain adalah untuk mengoptimalkan produksi padi para petani. Achmad mengatakan, H-FLORY sendiri dilengkapi dengan sensor suhu serta kelembaban sebagai komponen sistem otomasi.


Inovatif, Mahasiswa IPB Lahirkan Gula Cair Berbahan Kulit Singkong Lho!

"Selama ini petani di Indonesia menggunakan metode pengeringan secara konvensional dengan kendala iklim. Telah banyak muncul solusi dari permasalahan iklim seperti pembakaran biasa, oven, maupun yang bersistem otomasi canggih. Namun inipun masih tidak hemat energi," ujar Achmad, seperti dilansir dari Antara.

Lebih jauh, Achmad mengatakan, dalam pengoperasiannya, pengaturan suhu dan kelembaban antarjenis tanaman tidak sama. Karena itu, alat diatur secara khusus untuk jenis tanaman tertentu. Seperti, cabai hanya boleh dipanaskan pada suhu 60 derajat celcius.

Dikatakan Achmad, data tersebut telah tersimpan pada smartphone yang telah terhubung dengan bluetooth.

"Dari aplikasi yang telah disediakan itu, pengguna cukup mengoperasikan sesuai jenis tanaman dan suhu yang diinginkan," beber Achmad.

Menyoal keistimewaan H-FLORY sendiri dibandingkan dengan mesin pengering konvensional, kata Achmad, H-FLORY mampu mengeringkan hingga delapan kilogram produk dalam waktu 12 jam.

"Jika mengeringkan padi di mesin pengering konvensional, setidaknya petani membutuhkan waktu lima hingga tujuh hari. Namun, jika memakai alat ini petani bisa mengeringkan hingga delapan kilogram produk dalam waktu 12 jam. Selain itu, alat ini juga hemat energi, karena hanya memerlukan 1,5 kilogram gas untuk menyuplai api," ungkap Achmad

"Alat kami dilengkapi dengan control box yang dapat memonitor suhu dan kelembaban di dalamnya," sambung Achmad.

Achmad menambahkan, alat tersebut dapat mengalirkan panas secara merata meski memiliki bentuk rak bersusun dengan dimensi 50x50x50 cm. 

"Desain tersebut dapat memberikan kualitas yang sama pada semua tingkatan," pungkasnya.

Inovasi Jitu Flatbread untuk Ibu Hamil Karya Mahasiswa IPB

Penulis : Riana