logo


PDIP Tak Mau 'Latah' Deklarasikan Jokowi di Pilpres 2019

Hal itu disampaikan oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

14 Agustus 2017 03:45 WIB

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Jitunews/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COMSekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan bahwa prioritas partainya itu bukan untuk sekedar ikut-ikutan dan latah mendeklarasikan Joko Widodo sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2019 mendatang. 

Jokowi : Tidak Boleh Ideologi Negara lain Masuk Indonesia

Menurutnya, cara berpolitik PDIP sudah jelas. Apalagi, Jokowi lahir dari partai berlambang banteng itu.

"Skala prioritas PDIP bukan sekedar ikut-ikutan deklarasi. Bagi kami, dukungan yang lebih penting adalah memberikan dukungan sehingga kepemimpinan pak Jokowi lebih efektif dan memberi perubahan kepada rakyat Indonesia," ucapnya, Minggu (13/8).


Di Jember, Presiden Jokowi Bertemu Santri Paling ‘Ganteng’

Sementara itu, Hasto menambahkan jika tradisi di dalam PDIP adalah dengan memberikan kesempatan kembali kepada petahana untuk menjabat pada periode berikutnya. Syarat utamanya adalah komitmen kerakyatan.

"Sehingga lebih baik kami memberikan dukungan yang efektif, agar bapak Jokowi bisa lebih berhasil lagi, bisa lebih baik lagi," katanya.

Lebih lanjut, Hasto menegaskan bahwa kongres PDIP sudah memberikan mandat kepada Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum untuk menetapkan calon presiden dan wakilnya pada pilkada 2019 mendatang.

PDIP Sebut Terlalu Dini Bahas Perubahan Sikap Politik Demokrat

Penulis : Ratna Wilandari