logo


Presiden Ingatkan Rendahnya Peyerapan APBD, Tjahjo Kumolo Bilang Begini

Jokowi penyebut jika masih ada Rp 220 triliun anggaran yang ada di bank-bank daerah.

14 Agustus 2017 00:11 WIB

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. kemendagri.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COMPresiden Joko Widodo mengingatkan bahwa masih ada anggaran Rp 220 triliun yang belum digunakan oleh kepala daerah dan masih berada di lembaga perbankan.

Akan Bubarkan 2 Ormas, Mendagri: Ormas Kecil Tidak Berkaitan dengan Agama

"Itu yang akan disiapkan. Karena sampai hari ini saya lihat kemarin di rekening masih ada 220 triliun rupiah yang berada di rekening-rekening BPD maupun di bank-bank yang lain. Uang ini ditunggu oleh rakyat, ditunggu realisasinya," jelasnya, Minggu (13/8).

Hal itu langsung mendapatkan tanggapan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. Menurutnya, Kemendagri secara berkala membuat surat edaran guna mengingatkan penyerapan anggaran. 


Di Peringatan 50 Tahun ASEAN, Presiden Bicara Soal Terorisme

"Kemendagri secara periodik membuat surat edaran kepada pemda/provinsi/kabupaten/kota mengingatkan soal penyerapan anggaran," ucap Tjahjo kepada pewarta, Minggu (13/8).

Lebih lanjut, Tjahjo mengungkapkan salah satu faktor lesunya penyerapan anggaran adalah karena proses lelang di pemerintah daerah.

"Realisasi penyerapan anggaran pemerintahan provinsi/kabupaten/kota yang belum optimal disebabkan berbagai hal. Tidak selalu karena penyerapan anggarannya lambat, karena arahan Bapak Presiden sudah mengingatkan bahwa mulai bulan Januari (awal tahun) harus dimulai lelang proyek. Sehingga tidak menumpuk di akhir tahun, agar pertumbuhan ekonomi daerah bergerak," terangnya.

Oleh karena itu, Tjahjo menekankan kembali agar arahan Presiden dijalankan guna menggerakan ekonomi masyarakat. 

Saksi Kunci Korupsi e-KTP Tewas, Mendagri Bilang Begini

Penulis : Ratna Wilandari