logo


Fadli Zon Sebut Pemerintah Ingin Prabowo Terjegal di Pilpres 2019

Fadli juga menyebut bahwa presidential treshold tersebut ujung-ujungnya mengarah pada terbentuknya calon tunggal.

17 Juli 2017 14:59 WIB

Presiden Jokowi di atas kuda tunggangan didampingi Prabowo Subianto menjawab pertanyaan wartawan, di Padepokan Garuda Yaksa, Desa Bojong Koneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10).
Presiden Jokowi di atas kuda tunggangan didampingi Prabowo Subianto menjawab pertanyaan wartawan, di Padepokan Garuda Yaksa, Desa Bojong Koneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10). Biro Pers Setpres RI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, berasumsi bahwa pemerintah sedang berupaya menjegal langkah Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Pengamat: Pilpres 2019, Bisa Saja Jokowi Meminang Gatot

Pasalnya, pemerintah dan sejumlah parpol bersikeras menginginkan ambang batas presiden (presidential threshold) berada pada angka 20 persen. "Menurut saya, ada langkah untuk mencegah Pak Prabowo menjadi calon. Ini tidak masuk akal," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/7).

Menurut Fadli, presidential threshold 20 persen sudah tidak zamannya lagi, lantaran telah digunakan pada Pemilu tahun 2014. Selain itu, Pemilu 2019 juga akan diselenggarakan secara serentak. 


Soal Isu Reshuffle, Fadli Zon: Kalau Presiden Tidak Happy dengan Menterinya Ya Resuffle

Fadli juga menyebut bahwa presidential threshold tersebut ujung-ujungnya mengarah pada terbentuknya calon tunggal.

"Jelas ini arahnya membuat calon tunggal. Partai-partai itu mau bikin calon tunggal. Kalau pun ada calon lain itu boneka saja. Jangan mau dijadikan alat untuk menjegal Pak Prabowo," katanya.

Asumsi Fadli tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, pemerintah telah melakukan pendekatan ke sejumlah parpol dengan menggunakan kekuasaan.

"Ya kami tidak bodoh ya. Partai-partai tersebut bisa saja direkrut dan dikumpulkan sedemikian rupa. Saya kira itu politik," tambahnya.

Telegram Diblokir, Fadli Zon Kritik Pemerintah

Penulis : Nugrahenny Putri Untari