logo





Kementan akan Kirim Tenaga Ahli untuk Pelajari Kopi di Vietnam

Selain itu, Mentan akan memperluas areal kopi arabika yang bernilai ekonomi tinggi sehingga populasi kopi robusta dan arabika menjadi berimbang.

13 Juli 2017 12:45 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. setkab.go.id

KOLOMBIA, JITUNEWS.COM - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengatakan bahwa Indonesia mempunyai kebun kopi seluas 1,2 juta ha dan memiliki specialty coffee dengan rasa khas dan berbeda.

Kementan Dorong Peningkatan Produksi Pangan di Papua Barat

Ia menjelaskan bahwa ada sejumlah specialty coffee yang dimiliki Indonesia, seperti kopi gayo, kopi mandailing, kopi lampung, dan kopi bajawa yang memiliki cita rasa berbeda dan diminati pasar global.

"Saat ini sudah ada 14 jenis kopi Indonesia yang mendapat sertifikat Geographical Indications karena memiliki keunikan dan berdaya saing di kancah internasional," demikian kata Amran, dalam keterangan tertulis yang diterima Jitunews.com, Kamis (13/7).


Cerita Andi Amran Sulaiman ketika Pertama Ditunjuk sebagai Mentan

Untuk menjaga kelestarian dan mengupayakan peningkatan produksi kopi Indonesia, Amran menyampaikan berbagai program yang akan dilakukan, yakni penyediaan bibit berkualitas tinggi, pemupukan tepat waktu, water management, dan program replanting untuk mengganti tanaman kopi yang sudah tua.

Lebih lanjut, Amran juga akan memperluas areal tanam kopi arabika yang bernilai ekonomi tinggi sehingga populasi kopi robusta dan arabika menjadi berimbang (50:50).

"Pengembangan kopi ke depan juga akan lebih memperhatikan aspek kearifan lokal sehingga dapat dihasilkan jenis-jenis kopi specialty yang bernilai ekonomi tinggi dari berbagai daerah. Dalam waktu dekat, Kementerian Pertanian akan mengirimkan beberapa tenaga ahli ke Vietnam untuk mempelajari kopi," pungkasnya.

Mentan Bercita-cita Jadikan Indonesia Produsen Kopi Terbesar Dunia

Penulis : Siprianus Jewarut, Nugrahenny Putri Untari