logo


Promosi Program Tambah Daya, PLN Kebanjiran Pelanggan

Dalam promo Gemerlap Lebaran ini, PLN ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mencukupi kebutuhan daya listriknya dengan biaya yang murah

12 Juli 2017 04:05 WIB

Warga memeriksa jaringan listrik miliknya di salah satu Rusun di Jakarta, Rabu (5/7).
Warga memeriksa jaringan listrik miliknya di salah satu Rusun di Jakarta, Rabu (5/7). Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT PLN (Persero) telah mengeluarkan promosi "Gemerlap Lebaran 2017" dalam hal tambah daya listrik kepada warga untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk rumah ibadah. Program ini rupanya disambut antusias oleh para pelanggan listrik yang mengajukan untuk penambahan daya listrik.

Pengamat Sebut Indonesia Belum Perlu Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, I Made Suprateka, mengatakan bahwa sejak peluncuran promo awal Juli, tercatat sebanyak 43.971 pelanggan telah mengajukan permohonan tambah daya dan 6.544 untuk rumah ibadah.

"Kami sangat senang para pelanggan memanfaatkan waktu secara maksimal Promo Gemerlap Ramadan, ini sudah melebihi target. Bahkan, lebih dari 85 persen permintaan sudah berhasil direalisasikan," ujar Made di Jakarta, Selasa (11/7).


Rini Soemarno Ungkap Tekanan PLN dalam Proyek Listrik

Dalam promo Gemerlap Lebaran ini, lanjut Made, PLN ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mencukupi kebutuhan daya listriknya dengan biaya yang murah. Dengan daya yang cukup, maka pelanggan pun menjadi lebih nyaman.

Selain lebih murah, pelanggan juga bisa mendapatkan tambahan daya listrik dengan cepat karena waktu penambahan daya tidak lebih dari 24 jam, dengan catatan tidak diperlukan jaringan listrik baru.

Lebih lanjut, Made berharap, promo program tambah daya ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para pelanggan. Mengingat promo ini hanya berlaku sejak 15 Juni hingga 31 Juli mendatang.

"Harapan kami, di sisa waktu promo ini bisa terus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk pelanggan yang ingin tambah daya. Terlebih biaya yang dikenakan hanya 50 persen saja, bahkan gratis untuk penambahan daya bagi rumah ibadah," pungkasnya.

PLN Gandeng Waskita Karya Garap Tol Listrik di Sumatera

Penulis : Garry Talentedo Kesawa, Riana