logo


Ketua PBNU Yakini Tidak ada Jebolan Pesantren NU Masuk ISIS

Dia menegaskan, dari awal NU sudah memberikan masukan kepada pemerintah agar mendeteksi gerakan radikal sejak dini.

20 Juni 2017 22:28 WIB

Said Aqil Siroj
Said Aqil Siroj Istimewa

NUSA DUA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kiai Said Aqil Siradj menyatakan bahwa masyarakat yang mengikuti organisasi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) bukanlah dari jebolan pesantren dari kalangan NU.

Diserang, ISIS Alihkan Perhatian dengan Teror Bom di Berbagai Negara

"Pasti bukan jebolan dari NU," katanya, usai buka bersama kebangsaan bersama Kodam IX Udayana di Garuda Wisnu Kencana, Nusa Dua, Badung, Selasa (20/6).

Dia menegaskan, dari awal NU sudah memberikan masukan agar mendeteksi gerakan radikal sejak dini. Pasalnya, imbuh Said, gerakan radikal justru sudah sangat masif penyebarannya.


Pemimpin ISIS Dikabarkan Tewas, Kali Ini Rusia Klaim Bunuh Al Baghdadi

"Saya mengatakan bahwa di Indonesia ada 1.200 orang yang mengikuti gerakan radikal. Mereka menyatakan hanya 200 saja," terangnya.

Pihaknya menyatakan, bila ada warga yang sudah radikal seharusnya diajak kembali ke jalan yang benar.

"Ya kita ajak kembali kalau ada yang radikal," pungkasnya.

Polri Imbau Masyarakat Bentengi Diri dari Rayuan Palsu ISIS

Penulis : Puji Sukiswanti, Vicky Anggriawan