logo


Golkar Sebut akan Beri Bantuan Hukum bagi Gubernur Bengkulu

KPK saat ini mengamankan Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti, dan istri, Lili Madari, serta beberapa orang yang diduga sebagai pihak penyuap.

20 Juni 2017 18:41 WIB

Aziz Syamsuddin.
Aziz Syamsuddin. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Partai Golkar merupakan salah satu Partai Politik yang terkejut saat pemberitaan tentang penangkapan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti mencuat ke ruang publik, Selasa (20/6/2017). Ridwan adalah kader Partai berlambang beringin itu. Di Partai, ia menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Bengkulu.

Pansus KPK Terkejut Tito Tolak Jemput Paksa Miryam

Sejauh ini, pihak internal Partai masih menunggu penjelasan lengkap tentang operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Ridwan, termasuk kasus yang menjerat Ridwan.

"Informasi itu (OTT Ridwan) kita sudah dapat, tapi secara langsung dari beliau belum dan di dalam hal ini, Partai Golkar tentu menghormati proses hukum yang akan dilakukan penegak hukum," ujar Ketua DPP Golkar Aziz Syamsuddin, Selasa (20/7/2017).

Aziz pun memastikan bahwa partainya siap memberikan bantuan hukum kepada Ridwan, kadernya itu. Partai Golkar, kata Aziz, tetap menjunjung asas praduga tidak bersalah. "Mudah-mudahan dugaan ini tidak membuat pihak yang diduga ini tidak terpenuhi unsurnya. Unsur tidak terpenuhi, bisa pulang nanti malam," kata Aziz.


Gelar OTT, KPK Tangkap Gubernur Bengkulu dan Istrinya

"Kita sebagai kader Partai Golkar untuk berhati-hati dan secara agama ini tanda-tanda partai mau besar," ungkap Aziz.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Bengkulu. KPK saat ini mengamankan Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti, dan istri, Lili Madari, serta beberapa orang yang diduga sebagai pihak penyuap.

KPK Bawa Gubernur Bengkulu dan Istrinya ke Jakarta untuk Diperiksa Intensif

Penulis : Marselinus Gunas