logo





Polri Imbau Masyarakat Bentengi Diri dari Rayuan Palsu ISIS

Salah satu langkah pencegahan terbaik yang dapat dilakukan saat ini berasal dari pribadi masing-masing orang.

20 Juni 2017 16:00 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. vocativ.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, mengatakan bahwa sebagian besar warga negara Indonesia (WNI) yang bersedia bergabung ke Suriah telah termakan rayuan palsu ISIS yang menjanjikan mereka hidup enak dan nikmat.

Dituding Mendukung ISIS, 6 Negara Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Qatar

"Mereka diiming-imingi hidup di sana baik. Ternyata setelah sampai di sana tidak sesuai dengan apa yang dibayangkan," kata Setyo di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/6).

Setyo mengatakan pihaknya kesulitan membendung rayuan-rayuan palsu tersebut lantaran penyebarannya sudah meluas.


Panglima TNI Fokus Cegah ISIS Masuk Wilayah Indonesia

Tentu saja hal tersebut tidak lepas dari peran sosial media yang begitu cepat dalam menyebarkan informasi. Terlebih lagi, pembuatan akun baru di sosial media saat ini dapat dilakukan dengan begitu mudahnya. Satu akun ditutup, mudah saja untuk membuat yang baru. Begitu seterusnya.

"Kita agak susah mencegahnya. Di dunia maya itu, kita tutup satu lalu muncul lagi yang lain, ribuan," ujarnya.

Menurutnya, salah satu langkah pencegahan terbaik yang dapat dilakukan saat ini berasal dari pribadi masing-masing orang. Masyarakat diimbau untuk membentengi diri dan tidak mudah percaya dengan rayuan seperti itu. 

"Hidup di sana enak dan sejahtera itu tidak betul," tambahnya. 

Pemimpin ISIS Dikabarkan Tewas, Kali Ini Rusia Klaim Bunuh Al Baghdadi

Penulis : Nugrahenny Putri Untari