logo


Jelang Ramadan, PLN Ajak Warga Hemat Listrik

General Manager PLN Sulselrabar, Bob Saril, mengatakan bahwa persiapan ini dilakukan guna menjaga pasokan listrik tetap handal.

20 Mei 2017 17:43 WIB

Ilustrasi, gedung PLN.
Ilustrasi, gedung PLN. Jitunews/Rezaldy

SULAWESI, JITUNEWS.COM- Menjelang bulan suci ramadan, PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat (Sulselrabar) telah melakukan persiapan khusus untuk mendukung kenyamanan para pelanggan listrik dalam melakukan ibadah di bulan suci ramadan.

PLN Akan Bangun Pembangkit Listrik Mini di 1.364 Desa

General Manager PLN Sulselrabar, Bob Saril, mengatakan bahwa persiapan ini dilakukan guna menjaga pasokan listrik tetap handal. Sehingga pelanggan merasa nyaman dalam melakukan ibadah di bulan suci ramadan.

"Listrik merupakan hal yang sangat esensial dalam kehidupan terutama di waktu khusus seperti di bulan suci ramadhan, untuk itu kita lakukan persiapan khusus," ujarnya, Sabtu (20/5).


PLN - BP Tangguh Jalin Kontrak Jual Beli Gas Selama 16 Tahun

Beberapa persiapan yang dilakukan oleh PLN Sulserabar adalah membentuk tim khusus yang siaga penuh selama 24 jam, membuat SOP khusus siaga bulan ramadan, melakukan pemeliharaan mesin-mesin pembangkit, melakukan perbaikan jaringan, perampala pohon, dan juga meminimalisir potensi terjadinya gangguan sejak jauh-jauh hari dengan melakukan pemeliharaan penyulang dll. Serta yang tak kalah pentingnya adalah menyiapkan genset mobile untuk beberapa masjid besar di wilayah sulawesi.

Hingga saat ini, kondisi sistem kelistrikan di PLN wilayah Sulserabar masih tergolong aman. Dengan daya sebesar 1.244 Megawatt (MW) dan beban puncak sebesar 1.107 Megawatt.

Meskipun masih tergolong aman, Bob melihat tidak menutup kemungkinan adanya gangguan secara teknis maupun non teknis yang diprediksi. Untuk itu, ia mengimbau agar PLN senantiasa mensosialisasikan gerakan hemat listrik kepada masyarakat sekitar dengan mengurangi pemakaian listrik yang tidak perlu, serta menghindari penggunaan listrik saat beban puncak (pukul 17.00 - 22.00).

"Dengan begitu, anda telah turut serta menjaga pasokan listrik sehingga umat muslim yang menjalankan ibadah di bulan suci ramadan ini bisa lebih nyaman dan khusyuk dalam menjalankan ibadah puasanya. Mari kita wujudkan budaya hemat energi. Semoga semuanya berjalan dengan aman dan lancar," pungkasnya

Percepat Proyek 35.000 MW, PLN Teken 8 Kontrak Pembangkit Listrik

Penulis : Garry Talentedo Kesawa, Ratna Wilandari
×
×