logo


Tekait Polemik Model Pemilu Terbuka dan Tertutup, Roy Suryo Bilang Begini...

Roy menilai bahwa polemik tersebut merupakan hal yang wajar sebagai sebuah proses demokrasi

20 Mei 2017 15:45 WIB

Wakil Ketua Umum DPP Demokrat, Roy Suryo
Wakil Ketua Umum DPP Demokrat, Roy Suryo Jitunews/Siprianus Jewarut

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hingga saat ini, pembahasan pemilu terbuka dengan menampilkan gambar calon atau tertutup dengan hanya menampilkan gambar partai, masih menjadi pro dan kontra baik di antara para politisi sendiri maupun dalam anggota masyarakat. 

Roy Suryo: Terima Kasih Pak Presiden Jokowi

Wakil ketua umum DPP Demokrat, Roy Suryo, menilai bahwa polemik tersebut merupakan hal yang wajar sebagai sebuah proses demokrasi. Pilihan antara kedua hal ini masih terus diperdebatkan, karena keduanya memiliki kelebihan dan kekurangnya.

Dimana kalau terus dilakukan dengan cara terbuka maka rasa disiplin dari politisi terhadap partai yang mengusungnya terus menurun, sementara kalau dilakukan secara tertutup praktek mahar terhadap partai pasti akan terjadi.


Jusuf Kalla Singgung Kinerja SBY, Roy Suryo : SBY Tak Akan Zalimi Rakyat

Maka menurutnya, yang saat ini sedang dicari adalah bagaimana bisa mengkombinasikan kedua hal tersebut.

Ia menegaskan bahwa jalan terbaik yang harus diambil oleh partai adalah memperlakukan syarat yang sangat ketat terhadap calon legislatif yang nanti akan diusulkan.

“Kami dari partai demokrat akan mulai menerapkan hal tersebut. Dimana orang yang nantinya mau dipasangkan dalam daftar calon sementara, harus menjadi kader partai dengan jangka waktu tertentu, dan untuk partai demokrat akan diperlakukan mulai sekarang,” kata Roy dalam acara diskusi di Jakarta, Sabtu (20/5).

Lebih lanjut, Roy mengatakan bahwa hal ini penting untuk dilakukan guna menghindari ada nama baru yang di luar partai, tiba-tiba ada dalam daftar calon anggota dewan, selain itu Dapilnya juga sudah mulai di bahas dari sekarang.

“Kami sudah melakukan antisipasi dengan mengatur semua calon yang ada, agar melalui mekanisme partai yang ada dan juga tidak menumpuk pada satu daerah saja,” tuturnya.

Menurutnya, pendidikan politik bagi calon wakil rakyat itu sangat penting, artinya nantinya setelah lolos menjadi anggota dewan mereka bisa mengabdi dan bertanggung jawab terhadap rakyat yang memilihnya dan juga bertanggung jawab juga terhadap partai politik pengusung.

Soal AHY Masuk Bursa Capres 2019, Roy Suryo: Saya Hanya Bisa Senyum Saja

Penulis : Siprianus Jewarut, Riana