logo


Kuasa Hukum Bakal Susul Rizieq ke Arab Saudi, Sugito: Habib Tidak Sanggup Lagi Kalau Sendiri

Tujuannya tak lain adalah untuk mengantisipasi penetapan tersangka terhadap Rizieq.

20 Mei 2017 09:00 WIB

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq.
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq. Fpi.or.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sugito Atmo Pawiro, Ketua Bantuan Hukum FPI sekaligus penasehat hukum Habib Rizieq Shihab, mengatakan bahwa pihaknya akan segera menyusul kliennya ke Arab Saudi dalam waktu dekat. Tujuannya tak lain adalah untuk mengantisipasi penetapan tersangka terhadap Rizieq.

FPI: Ada Ahoker di Balik Tuduhan Chat Mesum Firza-Rizieq

Menurut Sugito, ada sembilan orang yang akan terbang ke Arab Saudi. Saat ini, sudah ada sekitar lima orang anggota tim hukum yang sudah terbang, dan sisanya akan menyusul.

“Kondisi seperti ini, mengantisipasi jika Habib Rizieq pulang, diminta keterangan dan ditingkatkan tersangka. Apa sikap kita? Apa mau praperadilan? Ketidakadilan ini membuat Habib berpikir dua kali untuk pulang,” beber Sugito kepada wartawan di Jakarta, Jumat (19/5).


Kak Emma Blak-blakan Soal Kasus ‘BaladaCintaRizieq’, Kata Dia…

Lebih jauh, Sugito mengungkapkan bahwa kliennya saat ini tengah terguncang akibat banyaknya fitnah yang menyerangnya.

“Karena ini sudah melebar ke mana-mana, bukan hanya dari FPI, teapi ada GNPF, dan lain-lain. Ini menjadi sorotan menjadi luar biasa, Habib tidak sanggup lagi kalau sendiri,” aku Sugito.

Tak segan, Sugito pun menyebut semua kasus yang dituduhkan kepada Rizieq adalah fitnah dan merupakan kriminalisasi terhadap ulama.

"Kita tidak berlebihan dan ini kalau misal kriminalisasi terhadap beberapa ulama dan habib, sudah keterlaluan, nanti kan yang akan menyikapi itu kan sebenarnya masyarakat, bukan Habib (Rizieq). Ini kriminalisasi ulama, ini adalah politik balas dendam, bukan yuridis," tukasnya.

Sugito bersikeras bahwa Rizieq tidak berbuat seperti apa yang disangkakan. Rizieq dan Firza hanyalah korban dari kasus yang dimunculkan sejumlah pihak untuk menjatuhkan nama baiknya.

"Kalau kita pelajarin apa yang sudah berjalan saat ini, sebenarnya Rizieq dan Firza ini korban. Jadi handphone disita pada tanggal 2 Desember, tanggal 20 diviralkan oleh orang yang enggak jelas, padahal waktu itu handphone disita di penyidik," pungkasnya.

Rizieq Tak Indahkan Panggilan Polisi, Zainal FPI: Saya Gak Bisa Komentar

Penulis : Riana