logo

HARGA KOMODITAS 24 Mei 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.409
    21
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.398
    1.128
  • Mie Instan
    Mie Instan
    25.375
    23.011
  • Beras
    Beras
    10.595
    113
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.492
    319
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.499
    540
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.724
    132
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.421
    79
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.687
    616
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    31.642
    2.260
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    22.978
    948
  • Cabai
    Cabai
    32.213
    3.304
  • Bawang
    Bawang
    29.970
    8.198
  • Susu
    Susu
    10.417
    7
  • Jagung
    Jagung
    7.094
    89
  • Ikan
    Ikan
    74.538
    517
  • Garam
    Garam
    6.025
    227




Naufal, Penemu Pohon Listrik Itu Ternyata Pengagum Thomas Alfa Edison

Sedari TK, Naufal sudah menyukai pelajaran berbau elektronik

20 Mei 2017 00:00 WIB

Naufal Raziq, bocah penemu listrik dari pohon kedondong berfoto bersama Menteri ESDM, Ignasius Jonan.
Naufal Raziq, bocah penemu listrik dari pohon kedondong berfoto bersama Menteri ESDM, Ignasius Jonan. Instagram @kesdm

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Naufal Raziq, bocah berusia 15 tahun yang menemukan pohon listrik dari kedondong ini berharap temuan yang diperolehnya dapat digunakan dan dimanfaatkan listriknya untuk membantu desa-desa terpencil khususnya di Indonesia.

Mengidap Werewolf Syndrome, Bocah Ini Tetap Bermimpi Jadi Ulama

"Jadi desa sudah kita bantu di desa Tabuh Paloh, bertepatan dengan Aceh Timur. Di desa itu sudah kita bantuin dengan energi listrik pohon ini. Jadi sebagian rumah sudah terpasang listrik," ujar Naufal di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (18/5).

Naufal menceritakan, pada awalnya ia belajar dari pelajaran IPA, dimana di situ dijelaskan tentang buah-buah asam seperti kentang jeruk dan mangga yang dapat menghasilkan energi listrik dengan cara sederhana.


Naufal Raziq Terus Kembangkan Temuan Pohon Energi Listrik

Kemudian, ia membuat sebuah karya dimana ia memasukan kentang ke dalam lempengan tembaga dan logam. Dan ternyata menimbulkan suatu tegangan. Dari situlah akhirnya membawa Naufal terinspirasi dari buah kentang itu untuk menemukan kedondong pagar.

Ketum DPP IPI: Banyak Kiai yang Meminta OSO Dimasukkan dalam Pengurus

"Jadi, Naufal menemukan kedondong pagar ini terpikir oleh buah asam tentu saja di pohonnya mengandung asam sampai bertahap. Naufal menemukan Kedondong pagar ini bertahap, dari mangga belimbing asam jawa, sekurangnya tiga tahun," terangnya.

Soal Kasus Habib Rizieq, Begini Komentar OSO

"Jadi masing-masing pohon itu ada keunggulannya kenapa kedondong pagar karena memiliki batang yang besar mudah tumbuhnya jika kita kupaskan kulitnya dia tidak busuk malah menyembuhkan dirinya, recovery," tambah Naufal.

Bertalenta, Ahok Berpeluang Jadi Dubes dan Pemimpiin BUMN

Dalam prosesnya, Naufal menjelaskan bahwa 1 pohon tersebut punya 4 lubang dan per lubangnya itu berkapasitas 1 volt. Jadi kalau kita mau menambahkan voltasenya kita tinggal tambah alatnya sama pohonnya.

Diberitakan ‘Pecah Kongsi’ dengan Putrinya, Marissa Haque: Dasar Ahokers!

"1 pohon ada 4 lubang, ada 4 volt. Untuk penerangan, 4 pohon itu satu lampu, 8 pohon 2 lampu. Lampunya model Hanox, lampu emergency. Jadi strukturnya kita ubah ke lampu DC dengan menggunakan inverter. Nah, hasil dari pohon itu kita sesuaikan dengan lampunya," paparnya.

Presidium Alumni 212: Jika Habib Ditangkap, Rakyat Ini Akan Marah, Berbahaya

Lebih lanjut, Naufal yang mengidolakan sosok Thomas Alfa Edison (penemu lampu) ini, menemukan inspirasi karena sejak kecil (TK) ia sudah menyukai pelajaran berbau elektronik. Terlebih sosok Ayahnya yang jadi panutan, serta para guru yang memotivasinya ketika memberi pelajaran tentang elektronik.

Politisi Gerindra: Jika Polisi Melanjutkan Pengusutan Kasus Rizieq, Maka Akan Berdampak….

"Saya mengaguminya (Thomas Alfa Edison) karena penemuannya, dan sekarang bisa kita nikmatin seperti lampu. Jika dia tidak menemukan, bagaimana dunia akan gelap tanpa lampu. Ayah saya dan guru saya juga sering memberikan pelajaran tentang elektro. Jadi saya sangat kagum sama mereka," cetusnya.

Kapan Nikah? Kalem Aja, Nanti Juga Indah

Penulis : Garry Talentedo Kesawa, Riana
×
×