logo

HARGA KOMODITAS 24 Mei 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.409
    21
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.398
    1.128
  • Mie Instan
    Mie Instan
    25.375
    23.011
  • Beras
    Beras
    10.595
    113
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.492
    319
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.499
    540
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.724
    132
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.421
    79
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.687
    616
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    31.642
    2.260
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    22.978
    948
  • Cabai
    Cabai
    32.213
    3.304
  • Bawang
    Bawang
    29.970
    8.198
  • Susu
    Susu
    10.417
    7
  • Jagung
    Jagung
    7.094
    89
  • Ikan
    Ikan
    74.538
    517
  • Garam
    Garam
    6.025
    227




Janji Dukung UKM, Sandiaga Uno: Menata PKL Harus Lebih Manusiawi

Sandiaga menjelaskan bahwa menata para PKL membutuhkan cara yang lebih manusiawi, cara tersebut dinilai bisa membuat PKL lebih bisa diatur

19 Mei 2017 20:08 WIB

Sandiaga Uno.
Sandiaga Uno. JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno mendukung Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Jakarta. Ia berjanji akan memberikan izin warga untuk membuka usaha di rumah.

Dinilai Tertutup Soal Sinkronisasi Anies-Sandi, Djarot Bantah Pernyataan Ketua DPP Gerindra

"Kita akan zolim kalau  warga dipersulit izin mereka membuka usaha dari rumahnya. Lihat Bill Gates, juga pendiri Apple buka usaha mulai dari garasinya. Saya akan izinkan warga buka usaha dari garasinya," kata Sandiaga di Kebayoran Baru, Jumat (19/5).

Sandiaga menjelaskan bahwa menata para PKL membutuhkan cara yang lebih manusiawi, cara tersebut dinilai bisa membuat PKL lebih bisa diatur. 


Jelang Ramadan, Djarot Ingin PKL dan Parkir Tertib

"Menata PKL kuncinya ditata dengan hati. kalau diperlakukan secara tidak manusiawi mereka akan melawan. Tapi kalau manusiawi mereka mau kok. PKL yang nakal dan bandel pasti ada, tapi dihadapi dengan lapang dada," jelasnya.

Selanjutnya Sandiaga mengajak warga untuk lebih fokus pada kemajuan Jakarta, jangan terus mengurusi konflik SARA.

"Kita sibuk ngurusin hal yang nggak esensial seperti isu SARA. Ini zaman Asean, kita harus fokus lapangan pekerjaan," kata Sandiaga.

Kembali Ditanya Perihal Kelanjutan Reklamasi ala Anies-Sandi, Djarot: Biarkan Saja Mereka

Penulis : Aurora Denata
×
×