logo


Jokowi Gebuk Ormas Anti Pancasila, Ini Tanggapan Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan setuju jika pihak-pihak yang melanggar aturan memang harus ditindak

19 Mei 2017 19:29 WIB

Anies Baswedan.
Anies Baswedan. pks-jakarta.or.id

JAKARTA, JITUNEWS.COMPresiden Joko Widodo mengungkapkan jika ada organisasi masyarakat (ormas) yang ingin keluar dan mengganggu ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan kebinekaan bangsa, akan ditindak tegas oleh negara. 

Kembali Ditanya Perihal Kelanjutan Reklamasi ala Anies-Sandi, Djarot: Biarkan Saja Mereka

Sama halnya dengan presiden, Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan setuju jika pihak-pihak yang melanggar aturan memang harus ditindak.

"Di Indonesia ini kalau melanggar aturan harusnya diapain, ya kalau melanggar aturan harus ditindak, tindakannya tindakan hukum juga," kata Anies di Masjid Syarif Hidayatullah, Jakarta Selatan, Jumat (19/5).


Presiden Jokowi Ungkapkan Rasa Bangganya terhadap TNI

Menurutnya, jika ada warga atau kelompok yang melanggar aturan, penegak hukum memang harus bertindak tegas.

Soal Kasus Habib Rizieq, Begini Komentar OSO

"Mau namanya apa pun pokoknya kalau ada pelanggaran hukum maka penegak hukum tugasnya menegakkan hukum. Instrumennya hukum, ini kan negara hukum," jelasnya.

Bertalenta, Ahok Berpeluang Jadi Dubes dan Pemimpiin BUMN

Mantan Mendikbud ini juga sempat mendengar pernyataan Jokowi yang akan gebuk para ormas yang anti Pancasila.

Diberitakan ‘Pecah Kongsi’ dengan Putrinya, Marissa Haque: Dasar Ahokers!

"Iya rasanya pernah dengar memang kata itu, tapi kalau saya sih pokoknya melanggar hukum maka penegak hukum saja yang bergerak," ujar Anies.

Presidium Alumni 212: Jika Habib Ditangkap, Rakyat Ini Akan Marah, Berbahaya

Sebelumnya, Jokowi menyatakan akan menindak tegas warga atau kelompok anti Pancasila.

Politisi Gerindra: Jika Polisi Melanjutkan Pengusutan Kasus Rizieq, Maka Akan Berdampak….

"Kalau ada ormas yang seperti itu, ya kita gebuk," tegas Jokowi di Aula Kartika, anjung Datuk, Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (19/5).

Tokoh: Cabut Kewarganegaraan Orang yang Anti Pancasila

Penulis : Aurora Denata
×
×