logo


Ray Rangkuti Nilai Isu SARA Akan Ramaikan Pilkada Jabar

Ray Rangkuti memperkirakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat pada 2018 mendatang akan menyerupai pelaksanaan pilkada DKI Jakarta

19 Mei 2017 16:42 WIB

Direktut Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti
Direktut Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktut Eksekutif Lingkar Madani (LIMA), Ray Rangkuti memperkirakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat pada 2018 mendatang akan menyerupai pelaksanaan pilkada DKI Jakarta, dimana isu SARA kemungkinan berkembang didalam perhelatan akbar tersebut. 

Sandiaga Uno: Nggak Boleh Posting Saling Meledek

"Pilkada Jabar potensi seperti Jakarta, isu SARA akan dipakai dalam pilkada Jabar, menurut saya tidak hanya Jabar, bisa Jateng, Jatim dan sebagainya," ujarnya kepada Jitunews.com, Jumat (19/5). 

Sedangkan untuk isu Promordial, diperkiran Ray tidak akan ditemukan, mengingat Jawa Barat memiliki masyarakat yang mayoritas bersuku Sunda, namun akan lebih merujuk kepada aspek-aspek aliran agamanya. 


Mengenal Sosok Agung Suryamal, Pengusaha yang Siap Maju di Pilgub Jabar

"Kalau di sana Sunda semua, jadi nggak ada itu. Menurut saya lebih kepada aspek alirannya. Ada yang dianggap aliran yang tidak terlalu mainstream dalam agama tertentu dan sebagainya. Kalau dari kandidatnya secara umum tidak ada masalah dalam aspek etnik," jelasnya. 

Dalam hal ini, Ray menanamkan agar adanya gerakan-gerakan untuk tidak mempergunakan isu SARA, khususnya agama agar tidak digunakan untuk berpolitik dalam menghadapi Pilkada Jabar

"Kalau saya liat suasana-suasananya dari baca di media sosial sudah mengarah kesana, semua caleg agamanya sama semua, tapi alirannya yang akan menjadi persoalan," tutupnya.

Kalah di Pilkada, Rano Karno Kembali ke Dunia Hiburan

Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata
×
×