logo

HARGA KOMODITAS 24 Mei 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.409
    21
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.398
    1.128
  • Mie Instan
    Mie Instan
    25.375
    23.011
  • Beras
    Beras
    10.595
    113
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.492
    319
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.499
    540
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.724
    132
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.421
    79
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.687
    616
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    31.642
    2.260
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    22.978
    948
  • Cabai
    Cabai
    32.213
    3.304
  • Bawang
    Bawang
    29.970
    8.198
  • Susu
    Susu
    10.417
    7
  • Jagung
    Jagung
    7.094
    89
  • Ikan
    Ikan
    74.538
    517
  • Garam
    Garam
    6.025
    227




Ray Rangkuti Nilai Isu SARA Akan Ramaikan Pilkada Jabar

Ray Rangkuti memperkirakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat pada 2018 mendatang akan menyerupai pelaksanaan pilkada DKI Jakarta

19 Mei 2017 16:42 WIB

Direktut Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti
Direktut Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktut Eksekutif Lingkar Madani (LIMA), Ray Rangkuti memperkirakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat pada 2018 mendatang akan menyerupai pelaksanaan pilkada DKI Jakarta, dimana isu SARA kemungkinan berkembang didalam perhelatan akbar tersebut. 

JPU Rampungkan Berkas Buni Yani

"Pilkada Jabar potensi seperti Jakarta, isu SARA akan dipakai dalam pilkada Jabar, menurut saya tidak hanya Jabar, bisa Jateng, Jatim dan sebagainya," ujarnya kepada Jitunews.com, Jumat (19/5). 

Sedangkan untuk isu Promordial, diperkiran Ray tidak akan ditemukan, mengingat Jawa Barat memiliki masyarakat yang mayoritas bersuku Sunda, namun akan lebih merujuk kepada aspek-aspek aliran agamanya. 


Sandiaga Uno: Nggak Boleh Posting Saling Meledek

"Kalau di sana Sunda semua, jadi nggak ada itu. Menurut saya lebih kepada aspek alirannya. Ada yang dianggap aliran yang tidak terlalu mainstream dalam agama tertentu dan sebagainya. Kalau dari kandidatnya secara umum tidak ada masalah dalam aspek etnik," jelasnya. 

Dalam hal ini, Ray menanamkan agar adanya gerakan-gerakan untuk tidak mempergunakan isu SARA, khususnya agama agar tidak digunakan untuk berpolitik dalam menghadapi Pilkada Jabar

"Kalau saya liat suasana-suasananya dari baca di media sosial sudah mengarah kesana, semua caleg agamanya sama semua, tapi alirannya yang akan menjadi persoalan," tutupnya.

Mengenal Sosok Agung Suryamal, Pengusaha yang Siap Maju di Pilgub Jabar

Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata
×
×