logo





Bulan Mutu, Susi Pudjiastuti Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Sumber Daya Kelautan

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengajak masyarakat untuk terus menjaga kelestarian sumber daya laut.

19 Mei 2017 16:00 WIB

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. JITUNEWS/Johdan A.A.P

PANGANDARAN, JITUNEWS.COM - Mutu dan keamanan hasil perikanan, serta karantina ikan menjadi salah satu fokus utama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam menjaga kedaulatan dan mendukung keberlanjutan produk kelautan dan perikanan.

KPK Sebut Pengusaha Pengemplang Pajak di Sektor Perikanan Sulit Ditangkap

Dalam hal keberlanjutan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengajak masyarakat untuk terus menjaga kelestarian sumber daya laut.

"KKP mengadakan konservasi bukan berarti tidak boleh ambil. Silakan ambil, tapi pakai cara yang benar. Ambil sambil menjaga. Perhatikan ukuran tangkapan dan besar jaringnya," ungkap Susi dalam kegiatan puncak Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan tahun 2017 di Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (18/5/2017).


KKP Buka Peluang Investasi Perikanan di Indonesia Timur

Sumber daya perikanan, lanjutnya, akan tetap ada dan banyak jika dijaga. Peraturan yang diterbitkan KKP selama ini bertujuan untuk melindungi keberlanjutan sumber daya kelautan.

"Kita ini dikasih Tuhan SDA yang luar biasa. Kita sudah tegakan hukum kedaulatan kita dengan pemberantasan IUUF. Saya tak izinkan karena jaring yang mereka pakai tidak ramah lingkungan," lanjutnya.

KKP melalui Badan Karantina Ikan dan Mutu Hasil Perikanan (BKIPM) berkomitmen untuk menjaga sumber daya kelautan yang ada. "BKIPM adalah ujung tombak penjaga kedaulatan. Jika bibit diambil, siapa lagi yang akan bertelur, apa terumbu karang bisa bertelur lobster?" ujar Susi.

Susi juga menilai bahwa usaha perikanan sangat menguntungkan. Meski begitu, ia mengingatkan lagi untuk selalu menjaga kelestariannya. Ia pun berharap, bakti sosial BKIPM dapat membawa manfaat bagi sesama. "Saya harap bakti sosial BKIPM mengingatkan kita bahwa berbagi dan mensupport satu sama lain itu sama hal nya berbagi kebahagiaan. Bukan hanya untuk yang dibantu, tapi yang memberi juga ikut merasakan kebahagiaan," tandasnya.

Guna membangun kepedulian dari berbagai golongan, KKP melalui BKIPM menyelenggarakan program GEMASATUKATA (Gerakan Masyarakat Sadar Mutu dan Karantina). "Kepatuhan dan kepedulian yang tinggi terhadap arti pentingnya menjaga kesehatan ikan, keamanan hayati ikan, serta pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan dan penegakan hukum dalam bingkai kedaulatan di Wilayah Kesatuan Republik Indonesia," ungkap Kepala BKIPM, Rina.

Kegiatan Bulan Bakti tahun 2017 ini diramaikan dengan berbagai kegiatan seperti sosialisasi, pekan layanan, desiminasi, edukasi dan coaching clinic, kegiatan pengawasan terpadu, pembinaan dan penegakan hukum. Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan sejak tanggal 20 April 2017.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan beberapa bantuan berupa 10 unit chest freezer dengan kapasitas 333 ML senilai Rp64,7 juta dan Ice Flake Machine kapasitas 1,5 ton sebanyak 1 unit senilai Rp617.650.000.

Selain itu, juga dibagikan ikan sehat dan bermutu, berula Ikan beku (cakalang dan salem) sebanyak 15 ton yang didistribusikan ke provinsi Jawa Barat sebanyak 12 ton dan DIY 3 ton ikan kaleng sebanyak 500 master karton masing-masing 50 kaleng di Segara Anakan. KKP juga memfasilitasi pendidikan kelautan kepada 13 orang dan bantuan dana operasional penyuluh kepada 14 orang.

Sebagai informasi, KKP telah menunjukan kinerja yang mengagumkan dalam penggagalan di exit dan entry point sepanjang tahun 2014-2017. Tercatat uang negara yang dapat diselamatkan dari Rp7,94 miliar pada tahun 2014, meningkat menjadi Rp37,2 miliar pada tahun 2015 dan tahun 2016 sebesar Rp306,8 miliar. Ini diperoleh dari penggagalan penyelundupan kepiting bertelur, benih lobster, mutiara, dan produk kelautan perikanan lainnya.

Inovasi Baru Perikanan Budidaya Indonesia ; Kakap Merah Strain Taiwan

Penulis : Siprianus Jewarut, Nugrahenny Putri Untari