logo


Kata Pengamat Karir Politik Ahok Tak Akan Tamat, Ini Alasannya

Menurut Boni, Ahok semakin dikagumi oleh publik ketika dijebloskan ke dalam penjara

19 Mei 2017 07:00 WIB

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersiap melakukan pencoblosan di TPS 54 kawasan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta, Rabu (19/4/2017)
Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersiap melakukan pencoblosan di TPS 54 kawasan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta, Rabu (19/4/2017) Jitunews/Latiko AD

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI), Boni Hargens, menilai, tragedi yang menimpa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mulai dari kekalahannya di panggung Pilkada DKI hingga ia dijebloskan ke dalam penjara terkait kasus penodaan agama, semata-mata merupakan ‘latihan’ untuk meningkatkan level karir politiknya.

Dijenguk Anak Buahnya, Ahok Berpesan…

Boni yakin, karir politik mantan Bupati Belitung Timur itu tidak akan tamat, seperti yang diperkirakan oleh sebagian kalangan.

Firza Husein: Habib Kemana Ya, Kok Nggak Pulang-Pulang?


Ahok ke Djarot: Saya Percaya, Selamat Bekerja!

"Saya justru melihat ini sebagai ‘latihan’ untuk Ahok untuk lebih naik lagi dalam karir politiknya," ungkap Bonie di Jakarta, Kamis (18/5).

Taruna Akpol Tingkat Dua Tewas Dianiaya Senior, Begini Kronologinya

Menurut Boni, Ahok semakin dikagumi oleh publik ketika dijebloskan ke dalam penjara. Hal tersebut dapat ditelisik dari maraknya respons positif baik di berbagai kota dalam negeri maupun di luar negeri.

Kak Emma Blak-blakan Soal Kasus ‘BaladaCintaRizieq’, Kata Dia…

"Ini justru momentum yang membuat Ahok makin besar," klaim Boni, seperti diwartakan inilahcom.

Teruntuk Habib Rizieq, Kalau Benar Tidak Usah Takut

Senada dengan Boni, Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, pun menilai, besar kemungkinan karir politik mantan Bupati Belitung Timur tak akan tamat meski saat ini ia berada di balik jeruji tahanan.

Rizieq Tak Indahkan Panggilan Polisi, Zainal FPI: Saya Gak Bisa Komentar

Kata Hendri, ada dua hal yang bisa dilakukan Ahok di penjara untuk mempertahankan karir politiknya, yakni dengan cara mengubah perangainya yang keras dan tempramental dan menjaga momentum politik yang dimilikinya.

“Katanya Imam Besar, Kok Nyalinya Kecil”

Lantas, Hendri mengingatkan bahwa Ahok harus tidak boleh gagal memanfaatkan dua hal itu. Karena jika gagal, karir politiknya akan tamat di tahun 2017.

Jadi Plt, Djarot Tetap Rutin Konsultasikan Keputusan ke Ahok

Penulis : Riana