logo

HARGA KOMODITAS 24 Mei 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.409
    21
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.398
    1.128
  • Mie Instan
    Mie Instan
    25.375
    23.011
  • Beras
    Beras
    10.595
    113
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.492
    319
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.499
    540
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.724
    132
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.421
    79
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.687
    616
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    31.642
    2.260
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    22.978
    948
  • Cabai
    Cabai
    32.213
    3.304
  • Bawang
    Bawang
    29.970
    8.198
  • Susu
    Susu
    10.417
    7
  • Jagung
    Jagung
    7.094
    89
  • Ikan
    Ikan
    74.538
    517
  • Garam
    Garam
    6.025
    227




Indonesia Goes Pink: Ajak Indonesia Bangun Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara

Event ini akan dilangsungkan di Nusa Dua, Bali, pada tanggal 7 - 8 Oktober 2017 mendatang.

18 Mei 2017 19:30 WIB

Indonesia Goes Pink.
Indonesia Goes Pink. Dok. Indonesiagoespink.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Hari ini, Kamis (18/5), sekelompok komunitas, institusi, dan yayasan peduli kanker payudara yang terdiri dari Lovepink Indonesia, Bali Pink Ribbon, Reach to Recovery Surabaya, dan Rumah Sakit Onkologi Surabaya, mengumumkan digelarnya acara Indonesia Goes Pink yang akan berlangsung di Nusa Dua, Bali, pada tanggal 7 - 8 Oktober 2017.

Dinda Nawangwulan, Support Penderita Kanker Payudara Melalui Komunitas Pink Shimmer Inc

Indonesia Goes Pink merupakan rangkaian aktivitas peduli kanker payudara yang terdiri dari workshop, gathering, makan malam bersama, serta Pink Run & Walk untuk meningkatkan kesadaran perempuan melakukan tindakan pencegahan dini seperti memeriksa kesehatan payudara secara rutin atau mamografi.

Indonesia Goes Pink ini didasari oleh pemikiran bahwa jika gerakan “Sadar Kanker Payudara” (Breast Cancer Awareness) digaungkan secara masif di berbagai tempat secara serentak, maka akan lebih luas lagi jangkauan informasi kepada masyarakat sehingga bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kanker payudara dan kepedulian untuk menjaga kesehatan.


Peringati Hari Kanker se-Dunia, Konser 'World Cancer Day Carnival' Digelar di Central Park Mall

Berdasarkan estimasi Globocan, International Agency for Research on Cancer (IARC) tahun 2012, insidens kanker pada perempuan Indonesia terhitung 134 kasus per 100.000 penduduk; dimana kanker payudara menjadi insidens tertinggi sebesar 40 kasus per 100.000 penduduk.

Sedangkan, data pasien di RS Kanker Dharmais menyimpulkan kanker payudara menduduki urutan pertama dalam 10 tahun terakhir terhitung sampai dengan tahun 2016. Sebesar 40% dari kasus yang tercatat adalah kanker payudara, dan RS Kanker Dharmais juga mencatat terjadinya peningkatan jumlah kasus setiap tahunnya. Besaran masalah kanker payudara di Indonesia dapat dilihat dari pasien kanker payudara yang datang untuk pengobatan, dimana 60-70% penderita sudah dalam stadium lanjut.

Shanti Persada, salah satu penggagas Indonesia Goes Pink menjelaskan bahwa misi membangun kesadaran terhadap kanker payudara masih harus melalui satu tantangan besar.

“Meskipun pengetahuan terhadap kanker payudara kini sudah mulai menjangkau khalayak luas, masih banyak perempuan yang takut untuk melakukan tindakan preventif seperti memeriksa payudara sendiri, atau mamografi. Padahal, kanker payudara adalah kanker yang bisa dideteksi secara dini. Perasaan takut tersebut menjadi tantangan terbesar bagi kami dan kaum perempuan Indonesia dalam perjuangan melawan kanker payudara,” tutur Shanti, Kamis (18/5).

Shanti melanjutkan, “Kami menyadari bahwa rasa takut tersebut diakibatkan oleh stigma sosial yang kerap kali diasosiasikan dengan kanker payudara. Karena itu, kami berharap untuk mulai merubah persepsi tersebut melalui serangkaian acara yang edukatif, inspiratif, namun juga fun melalui Indonesia Goes Pink. Kami ingin menyampaikan pesan bahwa para pejuang kanker payudara bisa tetap memiliki kehidupan yang berwarna. Kanker payudara bukan vonis terhadap kebahagiaan hidup mereka.”

Sebagai informasi, pendaftaran partisipasi Indonesia Goes Pink bisa dilakukan melalui www.indonesiagoespink.com dan dibuka per tanggal 18 Mei 2017 sampai dengan 24 September 2017. Detail program acara Indonesia Goes Pink juga bisa diakses melalui situs yang sama.

Shanti mengakhiri penjelasannya dengan menyampaikan harapan para anggota komunitas terhadap gerakan masif peduli kanker payudara yang pertama kali diusung di Indonesia tersebut.

“Bagi kami, para anggota komunitas yang terdiri dari survivor, fighter, dokter, beserta para keluarga dan sahabat, kami berharap Indonesia Goes Pink berhasil menyampaikan dukungan moral kami kepada perempuan Indonesia untuk waspada dan peduli terhadap kesehatan mereka. Keberhasilan bagi kami, adalah terbentuknya rutinitas SADARI (singkatan dari "periksa payudara sendiri)" yang akan terus kami gaungkan ke kaum perempuan,” pungkasnya.

KKP dan YKI Ingatkan Kesadaran Nelayan Akan Bahaya Kanker

Penulis : Riana
×
×