logo

HARGA KOMODITAS 24 Mei 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.409
    21
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.398
    1.128
  • Mie Instan
    Mie Instan
    25.375
    23.011
  • Beras
    Beras
    10.595
    113
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.492
    319
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.499
    540
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.724
    132
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.421
    79
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.687
    616
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    31.642
    2.260
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    22.978
    948
  • Cabai
    Cabai
    32.213
    3.304
  • Bawang
    Bawang
    29.970
    8.198
  • Susu
    Susu
    10.417
    7
  • Jagung
    Jagung
    7.094
    89
  • Ikan
    Ikan
    74.538
    517
  • Garam
    Garam
    6.025
    227




KKP Ingatkan Warga Agar Tak Sentuh Bangkai Spesimen Biota Laut yang terdampar di Maluku

Ditengarai banyak virus dan bakteri yang terdapat pada bangkai mamalia lau tersebut, sehingga tidak disarankan untuk terlalu dekat.

16 Mei 2017 21:51 WIB

Bangkai Mamalia yang terdampar di Maluku
Bangkai Mamalia yang terdampar di Maluku humas kkp

MALUKU, JITUNEWS.COM – Bangkai hewan yang diduga mamalia laut ditemukan pada hari Selasa, (9/5), terdampar di pesisir pantai Dusun Hulung, Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku.

Atasi Masalah Cantrang, DPR Desak Menteri Susi Lakukan Dialog Dengan Nelayan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mengirimkan tim pendahulu dari Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Waiheru Ambon untuk mengumpulkan data di lokasi. Data ini yang selanjutnya menjadi bahan awal identifikasi oleh tim peneliti KKP yang tiba di lokasi hari Jumat, (12/5) dini hari.

“Sebagai langkah cepat, kami menugaskan siswa SUPM Waiheru untuk menuju lokasi. Dengan foto yang dikirim olah para taruna, kami bisa mendapatkan perkiraan awal apa yang terdampar itu”, ujar M. Zulficar Mochtar, Kepala BRSDM KKP seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Jitunews.com, Selasa(16/5).


KKP Buka Peluang Investasi Perikanan di Indonesia Timur

Tugas dari Taruna SUPM ini selain mendokumentasikan, juga memberikan informasi kepada masyarakat setempat mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan saat berdekatan dengan bangkai ini.

Ditenggarai ada banyak jenis virus dan bakteri yang ditemukan di dalam bangkai, ini berakibat fatal bagi manusia. Menyentuh mamalia laut yang mati sangat tidak disarankan untuk dilakukan oleh perempuan yang sedang hamil, anak - anak atau orang yang sedang mengalami luka di tubuhnya.

Pada kesempatan terpisah, Sheyka Nugrahani Fadela dari komunitas Whale Stranding Indonesia menyampaikan bahwa berdasarkan foto dari lokasi, dapat diduga bahwa bangkai tersebut merupakan keluarga dari paus.

Namun untuk spesies dan genus-nya perlu diidentifikasi di lokasi, walaupun mungkin akan ada kendala kesulitan dikarenakan bangkai sudah busuk dan beberapa penanda seperti bentuk sirip, warna tubuh, sulit untuk dikenali.

Penemuan bangkai ini lazim ditemui, Sheyka juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak menyentuh bangkai yang banyak kumannya itu. Kedua, hubungi otoritas setempat (unit pelaksana teknis KKP, atau pihak berwenang lainnya). Sementara untuk bantuan dokumentasi, diharapkan otoritas atau warga juga bisa mulai mengumpulkan informasi, seperti dalam bentuk foto, lokasi, kondisi cuaca beberapa hari terakhir, ukuran bangkai.

KKP Identifikasi Spesimen Biota Laut yang terdampar di Maluku

Penulis : Siprianus Jewarut, Ratna Wilandari
×
×