logo

HARGA KOMODITAS 24 Mei 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.409
    21
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.398
    1.128
  • Mie Instan
    Mie Instan
    25.375
    23.011
  • Beras
    Beras
    10.595
    113
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.492
    319
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.499
    540
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.724
    132
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.421
    79
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.687
    616
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    31.642
    2.260
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    22.978
    948
  • Cabai
    Cabai
    32.213
    3.304
  • Bawang
    Bawang
    29.970
    8.198
  • Susu
    Susu
    10.417
    7
  • Jagung
    Jagung
    7.094
    89
  • Ikan
    Ikan
    74.538
    517
  • Garam
    Garam
    6.025
    227




Dirjen PKH Kementan Sebut Tingginya Harga Pakan Jadi Kendala Bagi Peternak Mandiri

“Kalau harga pakannya kita tekan, maka akan berdampak pula pada harga jual daging dan telur di pasar,”ujar Dirjen PKH Kementan.

16 Mei 2017 18:19 WIB

Ilustrasi, peternak ayam.
Ilustrasi, peternak ayam. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Pakan Dirjen PKH Kementan Sri Widayati mengatakan bahwa masalah yang masih sering dihadapi oleh para peternak mandiri di lapangan adalah terkait dengan harga dan ketersediaan pakan.

Peternak Rakyat Gelar Kongres Nasional

Tingginya harga pakan menjadi persoalan tersendiri bagi peternak mandiri untuk mengembangkan usaha peternakannya.

“Tingginya harga pakan juga berdampak pada soal harga telur dan daging ayam di tingkat konsumen. Karena bagaimana pun semuanya akan saling berkaitan,” demikian kata Direktur Pakan Dirjen PKH Kementan, Sri Widayati di kantor Bulog, selasa(16/5).


Dari Kulit Kopi, Petani Desa Ini Ciptakan Pakan Ternak Berprotein Tinggi

Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa permasalahan lain yang saat ini juga sering kali terjadi di sektor peternakan adalah terkait kondisi harga daging dan telur yang seringkali mengalami fluktuasi harga, sementara biaya produksi atau harga pokok produksi (HPP) relatif tetap bahkan cenderung terus meningkat sepanjang tahun.

“Biaya produksi yang paling tinggi adalah pembelian pakan mencapai 70 persen dari total biaya produksi, sementara komposisi jagung dalam pakan ternak adalah sebesar 55 persen,”jelasnya.

Sri Widayati berharap dengan masuknya Bulog pada sektor pakan ternak, memberikan angin segar bagi para peternak mandiri terutama dalam memperoleh pakan ternak dengan harga yang terjangkau.

“Kalau harga pakannya kita tekan, maka akan berdampak pula pada harga jual daging dan telur di pasar,”tukasnya.

Kementan dan Polri Kendalikan Pemotongan Sapi dan Kerbau Betina Produktif

Penulis : Siprianus Jewarut, Ratna Wilandari
×
×