logo





Citilink Gunakan Pesawat Baru Jenis Airbus A320NEO untuk Angkut Jemaah Umrah

Dengan menggunakan pesawat baru tersebut, durasi perjalanan yang semula 13 jam dapat dipangkas menjadi 12 jam.

16 Mei 2017 17:29 WIB

Pesawat maskapai penerbangan Citilink.
Pesawat maskapai penerbangan Citilink. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Demi meningkatkan pelayanan terhadap penumpang, maskapai Low Cost Carrier (LCC), Citilink Indonesia, menggunakan pesawat baru Airbus A320NEO untuk mengangkut para jemaah yang berangkat umrah ke Jeddah.

Citilink Terima Airbus A320NEO Pertama di Indonesia

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo. Juliandra berharap penggunaan pesawat baru tersebut dapat membawa kenyamanan yang lebih bagi para penumpang selama perjalanannya menuju Jeddah.

"Kami menggunakan pesawat terbaru jenis Airbus A320NEO untuk melayani penerbangan umrah. Dengan berbagai keunggulan teknologi yang dimiliki oleh pesawat ini, jemaah akan merasa lebih nyaman selama perjalanan menuju ke Tanah Suci," kata  di Jakarta, Selasa (16/5).


Citilink Turut Ramaikan Tour de Lombok Mandalika 2017

Dengan menggunakan pesawat baru tersebut, durasi perjalanan yang semula 13 jam dapat dipangkas menjadi 12 jam. Selain itu, penumpang yang sebelumnya harus menempuh dua kali transit, nantinya hanya akan mengalami satu kali transit saja di Ahmedabad, India untuk keperluan pengisian bahan bakar.

Tidak hanya itu, selama penerbangan umrah Citilink akan memberikan layanan ekstra, seperti makanan dan minuman sebanyak tiga kali selama penerbangan dari dan menuju ke Jeddah. 

Pesawat Airbus A320NEO sendiri memiliki keunggulan di bagian mesinnya yang mengusung konsep lebih modern, tidak bising dan hemat bahan bakar hingga 15 persen serta dapat menghemat biaya hingga 8 persen.

Selama periode Januari hingga Maret 2017 Citilink Indonesia tercatat telah menerbangkan 6.783 jemaah umrah ke Jeddah.

Ini Penjelasan Citilink Soal Pembatalan Penerbangan di Halim Perdanakusuma

Penulis : Nugrahenny Putri Untari