logo

HARGA KOMODITAS 24 Mei 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.409
    21
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.398
    1.128
  • Mie Instan
    Mie Instan
    25.375
    23.011
  • Beras
    Beras
    10.595
    113
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.492
    319
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.499
    540
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.724
    132
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.421
    79
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.687
    616
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    31.642
    2.260
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    22.978
    948
  • Cabai
    Cabai
    32.213
    3.304
  • Bawang
    Bawang
    29.970
    8.198
  • Susu
    Susu
    10.417
    7
  • Jagung
    Jagung
    7.094
    89
  • Ikan
    Ikan
    74.538
    517
  • Garam
    Garam
    6.025
    227




Ingin Miliki Anak Yang Cerdas? Jangan Lakukan Ini Pada Buah Hati

Ternyata perilaku orang tua menentukan kecerdasan anak. Karena secara tidak langsung orang tua akan berpengaruh besar dalam tumbuh kembang otak anak.

16 Mei 2017 09:42 WIB

Pixabay

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Setiap orang tua menginginkan anaknya cerdas. Kecerdasan sangat erat kaitannya dengan kualitas otak, karena kualitas otak anak dipengaruhi beberapa faktor yang dapat dipelajari sehingga orang tua bisa mencari dan mempelajari sendiri cara membuat anak cerdas sejak dini.

Manfaat 'Dongeng' untuk Tumbuh Kembang Sang Buah Hati

Meski setiap anak membawa kecerdasan yang berbeda-beda, namun ternyata kecerdasan juga dipengaruhi oleh faktor perilaku orang tuanya. Mengapa hal ini bisa terjadi? Ini karena secara tidak langsung orang tua akan berpengaruh besar pada tumbuh kembangnya otak anak. Lantas apa saja yang harus dihindari atau tidak dilakukan kepada anak oleh orang tuanya?

Hindari kebiasaan membentak


Mengarungi Dunia Maya, Anak Harus Didampingi Orang Tua

Sering kali para orang tua menerapkan bentakan sebagai cara untuk mendisiplinkan seorang anak dengan harapan agar mereka bisa patuh. Tak hanya itu saja, orang tua juga kerap membentak anak lantaran perilaku anak-anak yang membuat orang tua marah.

Namun, yang tidak disadari oleh orang tua adalah bahwa bentakan justru berakibat fatal bagi tumbuh kembang otak anak menuju kecerdasan. Bahkan bentakan membuat anak-anak menjadi pribadi yang membangkang dan kesulitan dalam beradaptasi dengan lingkungan. Tak heran jika anak-anak akan tumbuh dengan rasa minder, penakut ataupun kurang percaya diri. Lambat-laun mereka akan menjadi pribadi yang tidak memiliki kepercayaan diri.

Para ilmuwan pun telah menemukan fakta bahwa bentakan terhadap anak akan membuat sambungan neuron atau sel dalam otak anak terputus. Itu artinya, bentakan seakan menjadi penghancur sel otak yang pada akhirnya ikut menghambat kecerdasan anak.

Pada awalnya memang tidak akan terlihat, namun lambat laun anak akan mengalami perubahan seperti sukar mengemukakan pendapat, sulit berkomunikasi dan mudah cengeng.

Jangan sampai kekurangan memberi rangsangan di masa Golden Ages (usia emas anak)

Secara medis diketahui bahwa anak memiliki masa yang disebut Golden Age yakni dari 0 hingga 6 tahun, saat itu anak akan mudah menyerap berbagai hal seperti kosa kata ataupun pembelajaran.

Oleh karena itu, pada saat itu orang tua jangan sampai kekurangan memberikan rangsangan untuk tumbuh kembangnya anak.

Anak jarang diajak berkomunikasi secara intens

Kecerdasan seorang anak sangat dipengaruhi oleh komunikasi yang dilakukan setiap hari. Karena komunikasi akan membuat anak berupaya berpikir dan memberikan respon serta terbiasa mengambil keputusan.

Karena dampaknya tersebut, jangan biarkan anak terlalu berlebihan dalam menonton televisi atau gadget yang tidak mendidik demi anak yang nantinya bisa tumbuh secara sosial.

 Tidak memberikan nutrisi yang cukup

Yang tak kalah pentingnya dalam menumbuhkan kecerdasan seorang anak adalah pemberian nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan maupun otaknya. Karena kurangnya pemberian nutrisi akan menghambat otak dalam menerima sejumlah informasi yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.

Untuk itu, sebagai orang tua, berikanlah anak berbagai nutrisi seperti sayur-sayuran, kacang-kacangan, susu, dan yang lainnya serta hindari berbagai bahan kimia yang berbahaya seperti pengawet dan pewarna buatan.

Orang tua tidak memberikan motivasi kepada anak

Yang terakhir dan banyak terjadi sekarang ini adalah orang tua tidak memberikan motivasi kepada anak-anaknya. Anak yang berprestasi akan terdorong oleh motivasi dari orang yang dekat dengannya. Oleh karena itu, berikanlah motivasi yang cukup kepada anak sejak dini sehingga anak dapat tumbuh dengan kecerdasan maksimal.

Demikian sejumlah hal yang tidak boleh dilakukan para orang tua yang ingin anaknya cerdas. Semoga dengan kecerdasan yang dimaksimalkan, anak menjadi pribadi yang beriman dan beramal sholeh.

Manfaat Menakjubkan Air Liur Orang Tua untuk Sang Bayi

Penulis : Eny Siswanti
×
×