logo

HARGA KOMODITAS 24 Mei 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.409
    21
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.398
    1.128
  • Mie Instan
    Mie Instan
    25.375
    23.011
  • Beras
    Beras
    10.595
    113
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.492
    319
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.499
    540
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.724
    132
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.421
    79
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.687
    616
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    31.642
    2.260
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    22.978
    948
  • Cabai
    Cabai
    32.213
    3.304
  • Bawang
    Bawang
    29.970
    8.198
  • Susu
    Susu
    10.417
    7
  • Jagung
    Jagung
    7.094
    89
  • Ikan
    Ikan
    74.538
    517
  • Garam
    Garam
    6.025
    227




Arcandra Tahar: EOR Tidak Hanya Butuh Studi, Tapi Butuh Implementasi

Terkait potensi minyak yang besar tersebut, harus dibuat roadmap EOR yang detail. Untuk itu, kita boleh saja mengundang ahli-ahli EOR dr luar negeri.

12 Mei 2017 13:33 WIB

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar.
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. Esdm.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah terus mendukung semua pihak dalam mengeksploitasi dan mengeksplorasi minyak dan gas bumi di Indonesia. Teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) dinilai sebagai jawaban guna menempuh langkah tersebut.

"Teknologi EOR sebenarnya sudah ada di Indonesia sejak tahun 1980an", demikian disampaikan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar saat mengisi seminar tentan EOR di SKK Migas, Rabu (10/5), dalam keterangan resmi Kementeria ESDM, Jumat (11/5/2017).

Namun, kata Archandra, masih banyak Kontraktor Kerja Sama (KKKS) yang belum menerapkan teknologi EOR dalam mengeksplorasi lapangan minyaknya.

"Padahal, kita punya potensi minyak yang cukup besar 4,6 miliar barel", jelas Arcandra. Pemerintah pun terus mendorong semua pihak untuk terus meningkatkan produksi minyak, salah satunya melalui EOR.

Arcandra menambahkan, terkait potensi minyak yang besar tersebut, harus dibuat roadmap EOR yang detail. Untuk itu, kita boleh saja mengundang ahli-ahli EOR dr luar negeri.

Saat ini ada tiga lapangan minyak dengan teknologi EOR, yaitu: Kaji Semoga (Medco), Minas (Chevron), dan Pertamina EP. Arcandra menyampaikan harapannya agar EOR menjadi pertimbangan bagi KKKS untuk meningkatkan produksi minyak.

"EOR jangan berhenti di paper saja. Jangan diteliti terus, tapi juga diimplementasikan", tutup Arcandra.

Pemerintah Ingin Kapasitas Listrik di Papua Meningkat Dua Kali Lipat

Jonan Pertanyakan Mogoknya Karyawan Freeport

Penulis : Marselinus Gunas
×
×